BNI Manado Tingkatkan Kredit Sektor Pariwisata

Oleh : Herry Barus | Jumat, 23 Juni 2017 - 05:43 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno (kiri), Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni (tengah) dan Corporate Secretary BNI Ryan Kiryanto berbincang dengan pemudik saat akan melepas nasabah BNI mudik menggunakan Kereta Premium dari Stasiun Pasar Senin. Dalam rangka
Menteri BUMN Rini Soemarno (kiri), Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni (tengah) dan Corporate Secretary BNI Ryan Kiryanto berbincang dengan pemudik saat akan melepas nasabah BNI mudik menggunakan Kereta Premium dari Stasiun Pasar Senin. Dalam rangka

INDUSTRY.co.id - Manado- PT Bank Negara Indonesia (BNI) Manado akan terus meningkatkan kredit sektor pariwisata untuk mendukung program pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Saat ini pembiayaan ke sektor pariwisata sudah ada, dan akan terus ditingkatkan sehingga mampu berdampak pada pertumbuhanb ekonomi ," kata CEO BNI Wilayah Manado Eko Setiawan di Manado, Kamis (22/6/2017)

Dia mengatakan saat ini pihaknya membiayai jasa yang mendukung sektor pariwisata seperti hotel, restoran, dan lainnya.

"Namun ke depan, kami akan membiayai pengusaha objek wisata sehingga menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke Sulut," katanya.

Ia mengatakan BNI telah berkomitmen untuk membangun negeri, sehingga apapun program pemerintah daerah akan terus didukung.

Kepala BI Perwakilan Sulut Soekowardojo optimistis sektor pariwisata akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk 2017.

"Kami masih sangat optimistis sektor pariwisata di Sulut akan memberikan dampak yang cukup besar pada perekonomian daerah," katanya.

Soekowardojo mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulut yang mengalami peningkatan, menjadi salah satu indikator peran sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Sulut sangat cocok menjadi pintu masuk Indonesia karena berada di halaman luar yang berseberangan dengan Asia Pasifik.

"Daerah ini menjadi pintu gerbang masuknya wisman di Indonesia Timur," katanya.

Hal ini, ditunjang sarana dan prasarana cukup memadai seperti hotel, restoran dan sektor penunjang lainnya sehingga pariwisata semakin berada di depan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danone melakukan MoU dengan Pemulung untuk mengumpulkan sampah botol plastik

Selasa, 23 April 2024 - 18:17 WIB

AQUA dan Ikatan Pemulung Indonesia Kerja Sama Kurangi Sampah Plastik di Destinasi Wisata Bangka Belitung

Dalam rangka mendukung upaya pemerintah Indonesia mengurangi sampah plastik ke laut hingga 70% pada 2025, hari ini AQUA melakukan kerja sama Program Peningkatan Pengumpulan Sampah Plastik di…

Festival Seoul Beats on Campus (ist)

Selasa, 23 April 2024 - 17:57 WIB

Bakal Gelar Festival Seoul Beats on Campus, President University Siap Luncurkan Konsentrasi K-Wave

Presuniv berencana membuka konsentrasi K-Wave yang akan bernaung di bawah Program Studi (Prodi) Business Administration. Pembukaan konsentrasi ini akan ditandai dengan event Seoul Beats on Campus…

Arta Monica Pasaribu, S.IP – President University Mahasiswa S2 MMT

Selasa, 23 April 2024 - 17:30 WIB

Strategi Marketing Dinamo Listrik Buatan Lokal untuk Mendukung Net Zero Emission

Tidak dapat dipungkiri ternyata penggunaan kendaraan listrik seperti motor listrik sangat tumbuh dengan cepat. Pemerintah mencatat keberadaan motor dan mobil yang berbasis listrik di sini naik…

PT Pertamina International Shipping (PIS) menunjukkan komitmennya untuk mendorong dekarbonisasi di sektor industri maritim sekaligus wujud kecintaan PIS untuk menjaga kelestarian bumi demi generasi masa depan.

Selasa, 23 April 2024 - 17:28 WIB

Cinta Bumi, PIS Sukses Tekan Emisi 25,4 Ribu Ton Setara CO2

Jakarta - PT Pertamina International Shipping (PIS) menunjukkan komitmennya untuk mendorong dekarbonisasi di sektor industri maritim sekaligus wujud kecintaan PIS untuk menjaga kelestarian bumi…

Fransiscus Go sedang memegang hasil kebun di Nara Kupu Village Sawangan, Depok-Jawa Barat. (Foto: Istimewa)*

Selasa, 23 April 2024 - 16:35 WIB

Pengusaha Sukses NTT Ini Sebut Program Food Estate Efektif untuk Pemanfaatan Lahan yang Sudah Lama Tertidur

Jakarta - Tokoh masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiscus Go menilai bahwa program Food Estate, atau pengembangan pangan secara terintegrasi yang tengah digencarkan oleh pemerintah…