Indocement Tunggal Prakarsa Luncurkan Semen Rajawali

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 20 Juni 2017 - 14:31 WIB

Ilustrasi Indocement. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi Indocement. (Dimas Ardian/Bloomberg)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengambil langkah strategis untuk melakukan diversifikasi produk dengan meluncurkan semen baru tipe Portland Pozzolan Cement (PPC) bermerek Rajawali.

“Semen Rajawali adalah semen berkualitas dengan harga terjangkau. Semen ini diproduksi oleh pabrik semen yang memproduksi Semen Tiga Roda, karena itu Semen Rajawali memiliki jaminan kualitas,” ujar Christian Kartawijaya, Direktur Utama INTP, dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Senin (19/06/2017) petang.

Christian mengemukakan, dalam proses produksinya, Semen Rajawali menggunakan penambahan zat aditif material alami bernama pozzolan untuk mengurangi emisi karbon ke udara akibat proses produksi.

“Ini yang membedakan Semen Rajawali dengan berbagai merek semen lainnya,” tukas Christian.

Christian menjelaskan, INTP memproduksi Semen Rajawali dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan produk bermutu dengan harga yang terjangkau. Semen Rajawali saat ini sudah tersedia di 900 toko bangunan di 13 kota di Pulau Jawa, yaitu Serang, Karawang, Purwakarta, Sukabumi, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Subang, Tegal Pekalongan, Banyumas, Purwokerto dan Kebumen.

“Tapi yang pasti, Semen Rajawali baru akan mulai dipasarkan di Jakarta dan Bogor setelah Lebaran nanti. Nantinya, semen ini akan tersedia dalam kemasan 40 kilogram dan 50 kilogram dengan harga yang ekonomis,” papar Christian.

Christian juga mengungkapkan, Semen Rajawali diproduksi di Pabrik Citeureup, Bogor dan Pabrik Palimanan, Cirebon. Semen Rajawali yang diproduksi di Pabrik Palimanan akan dipasok untuk memenuhi kebutuhan semen di beberapa daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah yang mengalami kenaikan permintaan semen. (Abraham Sihombing)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), William Surnata, Budikwanto Kuesar dan Edi Permadi (Foto Abe)

Senin, 18 Desember 2017 - 10:10 WIB

J Resources Targetkan Tambang Emas Pani dan Doup Berproduksi pada 2019

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menargetkan tambang emas Pani dan Doup dapat beroperasi pada 2019. Karena itu, perusahaan pertambangan emas tersebut saat ini mulai mengembangkan kedua…

Ilustrasi Hunian Terintegrasi dengan moda transportasi publik seperti Transit Oriented Development (TOD)

Senin, 18 Desember 2017 - 10:06 WIB

REI: TOD Merupakan Jawaban Kebutuhan Hunian Untuk Kaum Milenial

Hunian vertikal berkonsep Transit Oriented Development (TOD) beberapa waktu belakangan sedang menjadi tren tersendiri di kalangan pengembang baik swasta maupun pemerintah.

Bank Indonesia

Senin, 18 Desember 2017 - 10:00 WIB

Kepastian Kemanan Diperlukan Investor Dalam Menjalankan Usaha

Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Solo menyatakan investor butuh kepastian keamanan dalam menjalankan usaha mereka

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 18 Desember 2017 - 09:49 WIB

Hari ini, IHSG Bakal Lanjutkan Kenaikan untuk Tembus ke 6.125

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal terus melanjutkan kenaikan serta berupaya untuk menembus level 6.125 setelah pada akhir…

Migas Ilustrasi

Senin, 18 Desember 2017 - 09:33 WIB

Kontrak Selesai, Pengelola Blok Tuban Tunggu Rancangan Undang-undang Migas

Berakhirnya masa kontrak operator Blok Tuban pada Februari 2018 mendatang diharapkan sudah menggunakan undang-undang baru sebagai operator pengganti. Saat ini Komisi VII DPR RI sedang melakukan…