Indocement Garap Lini Bisnis Baru Diversifikasi Usaha

Oleh : Herry Barus | Selasa, 20 Juni 2017 - 09:03 WIB

Ilustrasi Indocement. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi Indocement. (Dimas Ardian/Bloomberg)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk bakal menggarap tiga lini bisnis baru sebagai bagian dari diversifikasi usaha sehingga dapat mendukung kinerja perseroan menjadi lebih baik.

Direktur Utama Indocement Tunggal Prakarsa, Christian Kartawijaya di Jakarta, Senin  (19/6/2017 kepada awak media mengemukakan bahwa tiga bisnis itu yakni pengembangan rumah pabrikasi indocement (Rapi), semen slag, dan Semen Rajawali.

"Itu akan kita kembangkan, dan juga untuk mendukung program pemerintah terkait sejuta rumah," ujarnya.

Ia memaparkan bahwa perseroan akan membuat panel-panel dinding rumah dan kusen melalui produk Rapi. Produk tersebut akan membuat pembangunan rumah lebih efisien, murah, cepat, dan kualitas terjamin.

Menurut dia, Rapi adalah produk khusus untuk membangun rumah tapak. Indocement akan membidik proyek-proyek rumah tapak yang mendukung program sejuta rumah pemerintah.

Untuk semen slag, lanjut dia, produk itu berbahan baku limbah pabrik baja, yakni slag. Di Indonesia, sedang banyak berkembang pabrik baja dan limbah dari pabrik itu tentunya berbahaya bagi lingkungan, dan perseroan memutuskan untuk memanfaatkan limbah itu.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan izin untuk memproduksi slag semen, yang cocok untuk membangun proyek-proyek bersifat masiv, seperti pelabuhan.

Ia menambahkan bahwa diversifikasi usaha lainnya, yakni memproduksi semen berkualitas dengan harga terjangkau, yakni Semen Rajawali. Langkah itu diambil untuk turut bersaing di pasar semen yang semakin ketat.

"Diharapkan , suku bunga di dalam negeri tetap rendah, mudah-mudahan kondisi sosial politik tetap aman, dan bisa melanjutkan pembangunan. Pertumbuhan kita 5 persen, mudah-mudahan kita tumbuh lebih baik dari industri yang sekitar yang 4-5 persen," kata Christian Kartawijaya.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Produk Truck Hino

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:31 WIB

Penjualan Hino Motor Sales Indonesia Lampaui Target di 2017

Pada awal tahun 2017 HMSI memasang target 28.000 unit, dan hasil yang di raih pada penutupan penjualan sampai dengan desember 2017, Hino sukses melepas kepasaran sebanyak 30.007 unit untuk semua…

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (Ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:29 WIB

Citilink Kaji Penerbangan Internasional ke Bandara Banyuwangi

Maskapai penerbangan Citilink Indonesia sedang mengkaji kemungkinan membuka rute penerbangan internasional langsung ke Bandara Banyuwangi, Jawa Timur.

Kapal pengangkut batu bara (ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:16 WIB

Pemprov Kaltim Targetkan Investasi Rp37,06 Triliun 2018

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun ini menargetkan mampu menarik investasi lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp37,06 triliun atau mengalami kenaikan Rp8,86 triliun dibandingkan…

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:10 WIB

Investor Korea Tertarik Bangun PLTU Bangka Tengah

Investor dari Korea tertarik untuk menanamkan modalnya membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pembangunan jalan tol (Ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:04 WIB

Pengerjaan Tol Palindra Seksi Pemulutan-Rambutan Dikebut

Kontruksi Jalan Tol Palembang Indralaya (Palindra) untuk seksi II Pemulutan-KTM Rambutan terus dikebut karena hingga kini baru tercapai 50 persen.