Pansus Angket KPK Diminta Objektif Dalam Bekerja

Oleh : Herry Barus | Selasa, 20 Juni 2017 - 04:13 WIB

Ketua Panitia Khusus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa (Foto Ist)
Ketua Panitia Khusus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sejumlah tokoh masyarakat meminta Panitia Khusus Hak Angket KPK agar dapat bekerja secara objektif dalam kerangka memperbaiki kinerja lembaga tersebut termasuk mendorong penuntasan kasus korupsi yang terhenti.

Dalam rapat dengar pendapat umum Pansus angket KPK dengan sejumlah tokoh masyarakat yang berlangsung di Gedung DPR Jakarta, Senin (19/6/2017) sejumlah masukan dan saran disampaikan kepada Pansus yang akan bekerja hingga 18 September mendatang itu.

"Kami ingin KPK kembali ke khittahnya sebagai lokomotif penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi," kata Addhie Massardi dalam RDPU yang dipimpin oleh Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunanjar tersebut.

Mantan juru bicara presiden Abdurrahman Wahid itu mengatakan melalui pansus ini diharapkan kinerja KPK akan semakin baik antara lain mampu bersinergi dengan lembaga penegak hukum lainnya dalam pemberantasan korupsi.

"Harapan kami pansus ini bekerja, lepaskan masalah dengan KPK," katanya.

Senada dengan Adhie Massardi, mantan wakil gubernur DKI Jakarta Prijanto mengatakan bahwa melalui pansus ini maka kasus-kasus korupsi yang belum ada tindak lanjutnya akan diketahui permasalahannya sehingga bisa diselesaikan.

"Saya mencatat kasus Miryam ini sebagai pintu masuk untuk melakukan pengawasan kasus di KPK," katanya.

Ia menambahkan,"kalau memang itu sebagai pintu masuk, pansus akan meminta penjelasan berbagai kasus dugaan korupsi yang belum ditangani".

Sedangkan pengamat ekonomi Ichsanudin Noorsy mengatakan Pansus bisa mendorong agar kinerja KPK dapat diukur keberhasilannya.

Menurut Ichsanudin, di negara-negara lain, sudah lazim ada pengukuran kinerja lembaga-lembaga yang ada karena dibiayai oleh rakyat.

"Pertanyaan saya ke teman Pansus, yuk kita takar kinerja KPK, bagaimana menghitung kinerjanya, semestinya juga bisa dilihat ke lembaga lainnya seperti kepolisian dan lain-lain," paparnya kepada awak media di Senayan.

Menanggapi sejumlah masukan dari berbagai tokoh masyarakat yang hadir dalam RDPU itu, Agun Gunanjar mengatakan secara keseluruhan masukan yang ada memberikan dukungan agar Pansus mampu bekerja dengan baik untuk membuktikan politik pemberantasan korupsi.

"Ini momentum, peluang bagi DPR. Pansus akan bekerja secara benar tanpa berkait dengan kepentingan kasus korupsi yang ditangani KPK, termasuk e-ktp," tegasnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pelabuhan (Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:15 WIB

PORT Bidik Rights Issue Senilai Rp1,1 Triliun

INDUSTRY.co.id - PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) siap melakukan rights issue 1,5 miliar lembar saham.

Ilustrasi Ekspor (ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:00 WIB

Komoditi Indonesia Tertekan Perang Dagang AS-China

INDUSTRY.co.id - Perang dagang AS dan China diperkirakan akan berdampak ke ekonomi Indonesia. AS menerapkan tarif hingga 25 persen dari barang impor China, tak mau kalah China akan membalas…

Pariwisata Kalimantan (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Juni 2018 - 19:00 WIB

Pariwisata Kalteng Miliki Potensi Luar Biasa Tapi Kurang Promosi

Ketua Komisi C DPRD Kalimantan Tengah, Syamsul Hadi, menilai objek wisata di provinsi ini memiliki potensi yang luar biasa, namun promosinya sangat minim sehingga kurang optimal dalam menarik…

OPEC (Foto Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:54 WIB

AS-China Turunkan Harga Minyak, OPEC Akan Tentukan Produksi Minyak

INDUSTRY.co.id - Saudi Arabia Pemimpin Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia mengusulkan pengurangan produksi namun ditentang sebagian anggota OPEC lainnya. Hal…

Megawati Sukarno Putri. (Foto: IST)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:00 WIB

Ketum PDI-P Dijadwalkan Hadiri Haul Bung Karno di Blitar

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menghadiri acara haul ayahnya, Soekarno (Bung Karno), yang masih dalam satu rangkaian peringatan bulan Bung Karno di kawasan makam, Kelurahan…