Panglima TNI Pastikan Prajurit Daerah Terpencil Peroleh Gaji ke-14

Oleh : Herry Barus | Selasa, 20 Juni 2017 - 04:02 WIB

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto: Setkab)
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto: Setkab)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Panglima TNI Gatot Nurmantyo memprioritaskan pencairan gaji ke-14 untuk prajurit TNI yang tengah bertugas di daerah terpencil terlebih dahulu agar penyalurannya merata.

"Prajurit yang di Mabes TNI tidak saya bagikan dahulu sebelum yang di tempat-tempat terpencil dapat," kata Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam pidato sambutannya pada acara buka puasa ribuan prajurit TNI dengan Presiden dan Wakil Presiden RI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (19/6/2017)

Gatot menyampaikan hingga Jumat (16/6) pekan lalu pencairan gaji ke-14 bagi prajurit TNI sudah tersalurkan sebesar 53 persen. Atas nama seluruh prajurit TNI, Gatot berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas pencairan gaji ke-14 tersebut.

"Nanti setelah gaji ke-14, setelah pulang gaji ke-13 juga segera diterima. Maka Bapak (Presiden) jangan ragukan lagi, moril seluruh prajurit TNI sangat tinggi saat ini," kata Gatot kepada awak media.

Dalam kesempatan tersebut, Gatot juga meyakinkan Presiden Joko Widodo bahwa garis komando tertinggi TNI berada di tangan Presiden.

"TNI berbeda dengan organisasi lain, TNI mengutamakan kesatuan garis komando. Garis komando tertinggi dari Presiden kepada Panglima dan terus ke bawah, dan saya jamin garis komando di TNI terlaksana," ujar Gatot.

Gatot mengatakan bahwa kesatuan garis komando harus dipegang teguh TNI karena TNI dilengkapi alutsista persenjataan yang mematikan.

Gatot menyatakan siap bertanggung jawab jika garis komando tidak terlaksana di tubuh TNI.

"Kalau tidak terlaksana, saya yang bertanggung jawab," katanya.

Gatot meminta Presiden tidak meragukan TNI.

Ia menegaskan bahwa TNI siap digerakkan kapan pun sesuai dengan perintah Presiden.

Panglima juga memastikan bahwa prajurit TNI tidak mengenal kata gagal dalam melaksanakan tugasnya. TNI akan melakukan segala upaya agar tugas terlaksana dengan baik sebab kegagalan akan berujung pada hancurnya NKRI.

"Ini yang perlu Bapak yakini. Kalau sekarang ada 'riweuh', itu hanya bumbu saja dan itu cara agar TNI tetap utuh," ucapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Januari 2018 - 20:27 WIB

Jelang Sumut 1, PAN Sumut Matangkan Pemenangan Edy-Ijeck

Partai Amanat Nasional mematangkan persiapan untuk memenangkan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Sumatera Utara.

Pabrik Semen Baturaja (Bm)

Jumat, 19 Januari 2018 - 20:21 WIB

Perluas Pasar, Semen Baturaja Bangun Proyek Cement Mill d Jambi

Perseoran Terbatas Semen Baturaja berencana berinvestasi dengan membangun proyek "cement mill" dan "packing plant" di Kota Jambi, Provinsi Jambi, sebagai upaya memperluas sebaran pasar semen…

Bursa Efek Indonesia (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 19 Januari 2018 - 20:16 WIB

Fundamental Ekonomi Nasional Kuat, Kinerja IHSG Tahun Politik Positif

Bursa Efek Indonesia optimistis kinerja indeks harga saham gabungan pada 2018 yang merupakan tahun politik akan tetap membukukan hasil positif.

Dirjen Industri Agro, Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto

Jumat, 19 Januari 2018 - 18:45 WIB

Kemenperin Targetkan Industri Pengolahan Ikan Tumbuh 10 Persen pada 2018

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Panggah Susanto mengatakan, potensi perikanan di Indonesia masih berpotensi untuk ditingkatkan.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Jumat, 19 Januari 2018 - 18:15 WIB

Kemenperin Lakukan Langkah Sinergi Terkait Isu Perubahan Iklim di Sektor Industri

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ngakan Timur Antara menyampaikan, dalam melakukan pemenuhan komitmen terhadap isu perubahan iklim…