Lion Grup Buka Penerbangan ke India

Oleh : Irvan AF | Senin, 19 Juni 2017 - 15:14 WIB

Maskapai Penerbangan, Lion Air (ROSLAN RAHMAN/Stringer/Getty Images)
Maskapai Penerbangan, Lion Air (ROSLAN RAHMAN/Stringer/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Paris - Lion Grup mulai 10 Juli 2017 akan membuka penerbangan Jakarta ke Cenai, India, dalam upaya menjaring wisatawan dari negara itu berkunjung ke Indonesia yang belakangan ini pertumbuhannya cukup pesat.

"Jumlah wisatawan India yang datang ke Indonesia tumbuh sangat pesat dan ini yang ingin kami jaring untuk menggunakan maskapai kita," kata Direktur Utama Lion Air Grup Edward Sirait kepada pers di Paris, Prancis, Senin (19/6/2017).

Hal tersebut disampaikan di sela penyelenggaraan Paris Air Show.

Dikatakan Edward, rencananya penerbangan Jakarta-Cenai dan sebaliknya akan sehari sekali dan setiap hari dengan rute transit di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dibukanya rute baru ini, katanya, merupakan dukungan perusahaan terhadap program Kementerian Pariwisata agar dapat menarik lebih banyak wisatawan mancanegara datang ke Indonesia, khususnya dari India.

Wisatawan India, tambahnya, selama ini banyak berlibur ke Indonesia terutama ke Bali, selain untuk menikmati keindahan alam juga melakukan wisata religi.

Selain ke Bali, wisatawan India juga banyak mendatangi sejumlah objek wisata lain di Indonesia yang rute penerbangannya juga sudah dilalui grup Lion.

"Dengan adanya penerbangan ini diharapkan wisatawan India makin mudah datang ke Indonesia yang pada akhirnya bisa mensukseskan program pemerintah dalam menjaring wisatawan mancanegara sebanyak mungkin," kata Edward.

Dirinya optimistis dengan adanya penerbangan ini maka wisatawan India akan lebih banyak berkunjung ke Indonesia, karena akan semakin banyak maskapai yang menerbangi kedua negara.

Sebelumnya pada pertengahan Juni 2017 maskapai Lion Air Group juga membuka rute baru dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dan sebaliknya yang beroperasi satu kali penerbangan setiap hari.

"Ini merupakan bentuk pelayanan tambahan kepada pelanggan kami yang ingin bepergian dengan rute internasional menuju Kuala Lumpur, kami berharap dengan adanya destinasi ini dapat memberikan pilihan yang beragam," katanya.(ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dalam sambutannya saat Rembuk Nasional 2017 (Foto Ist)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:51 WIB

Kebanyakan Regulai Menumpuk Hambat Kecepatan Pembangunan

Presiden Joko Widodo menjelaskan kebanyakan regulasi yang bertumpuk memiliki potensi tumpang tindih sehingga rentan menghambat kecepatan pembangunan Indonesia.

Ilustrasi Anggota Polri/ Brimob (Foto Ist)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:41 WIB

Upaya Pemberantasan Korupsi Bisa Dimulai dari Internal Polri Secara Menyeluruh

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas meragukan kesiapan Polri terkait dengan rencana membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi.

Miryam S. Haryani. (Foto: IST)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:34 WIB

Anggota DPR Miryam S Haryani Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti melakukan tindak…

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:28 WIB

Kapolri Tito Klarifikasi Pemberitaan Soal Korban Pemerkosaan

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengadakan pertemuan dengan 18 organisasi aktivis pemerhati perempuan, didampingi oleh sejumlah pejabat Mabes Polri untuk melakukan klarifikasi atas sebuah…

Workshop Pengendalian dan Pengawasan Koperasi Bagi Aparatur Kabupaten/Kota di Jawa Timur, di Kota Batu, Malang, Senin (23/10).

Senin, 23 Oktober 2017 - 22:24 WIB

Pemerintah Awasi 12 Koperasi Bermasalah Ini

Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM tengah mengawasi dan mewaspadai keberadaan 12 koperasi bermasalah dan melakukan praktik menyimpang.