Cuara Buruk, Penerbangan Menuju Bali Dialihkan ke Juanda

Oleh : Irvan AF | Senin, 19 Juni 2017 - 15:10 WIB

Susana Bandara Ngurahrai, Denpasar, Bali saat Hari Raya Nyepi. (Agoes Rudianto/Getty Images)
Susana Bandara Ngurahrai, Denpasar, Bali saat Hari Raya Nyepi. (Agoes Rudianto/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Sidoarjo - Sejumlah penerbangan dengan tujuan Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dialihkan ke Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur menyusul kondisi cuaca buruk yang terjadi di Bandara Ngurah Rai.

Legal And Communications Section Head PT Angakasa Pura I Juanda Surabaya, Febrian P, Senin (19/6/2017) mengatakan, sejumlah penerbangan tersebut di antaranya berasal dari maskapai penerbangan Lion Air, Air Asia, Qatar, Garuda.

"Seperti Lion dari Solo, Air Asia dari Jakarta, Lion dari Ujung Pandang, Qatar dari Doha dan juga Garuda dari Bandung dan Jakarta harus dialihkan ke Juanda," ujarnya.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menyebutkan sebanyak 20 penerbangan di bandara setempat terganggu akibat cuaca buruk sehingga mengakibatkan jarak pandang terbatas.

"Ada 13 pesawat tidak bisa tinggal landas dan tujuh pesawat tidak bisa mendarat," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Arie Ahsanurrohim di Denpasar, Senin.

Jadwal penerbangan tersebut merupakan penerbangan baik rute domestik dan internasional.(ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dalam sambutannya saat Rembuk Nasional 2017 (Foto Ist)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:51 WIB

Kebanyakan Regulai Menumpuk Hambat Kecepatan Pembangunan

Presiden Joko Widodo menjelaskan kebanyakan regulasi yang bertumpuk memiliki potensi tumpang tindih sehingga rentan menghambat kecepatan pembangunan Indonesia.

Ilustrasi Anggota Polri/ Brimob (Foto Ist)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:41 WIB

Upaya Pemberantasan Korupsi Bisa Dimulai dari Internal Polri Secara Menyeluruh

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas meragukan kesiapan Polri terkait dengan rencana membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi.

Miryam S. Haryani. (Foto: IST)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:34 WIB

Anggota DPR Miryam S Haryani Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti melakukan tindak…

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:28 WIB

Kapolri Tito Klarifikasi Pemberitaan Soal Korban Pemerkosaan

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengadakan pertemuan dengan 18 organisasi aktivis pemerhati perempuan, didampingi oleh sejumlah pejabat Mabes Polri untuk melakukan klarifikasi atas sebuah…

Workshop Pengendalian dan Pengawasan Koperasi Bagi Aparatur Kabupaten/Kota di Jawa Timur, di Kota Batu, Malang, Senin (23/10).

Senin, 23 Oktober 2017 - 22:24 WIB

Pemerintah Awasi 12 Koperasi Bermasalah Ini

Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM tengah mengawasi dan mewaspadai keberadaan 12 koperasi bermasalah dan melakukan praktik menyimpang.