Ritual Yadnya Kasada Upacara Suku Adat Tengger digelar 9 hingga 10 Juli Mendatang

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 19 Juni 2017 - 15:12 WIB

Panorama Gunung Bromo yang bisa dilihat dari Puncak-B29 (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)
Panorama Gunung Bromo yang bisa dilihat dari Puncak-B29 (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Probolinggo - Bromo Tengger Semeru (BTS) di Jawa Timur yang masuk ke dalam 10 destinasi prioritas, menyelenggarakan Upacara ritual tahunan terbesar adat suku Tengger Yadnya Kasada 9-10 Juli 2017 mendatang.

"Sejak zaman Kerajaan Majapahit, acaranya selalu heboh. Yadnya Kasada Bromo dianggap sebagai tempat suci oleh suku Tengger," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur H Jarianto," Jumat (16/6/2017).

Usai Yadnya Kasada, akan dilanjutkan dengan upacara Kasada Bromo pada 14-16 bulan Kasada atau saat bulan purnama tampak di langit. Upacara ini untuk mengenang dan memperingati sebuah pengorbanan seorang Raden Kusuma anak Jaka Seger dan Lara Anteng serta sebagai tata cara adat suku tengger untuk mencari keselematan, kemakmuran dan berkah.

"Upacara adat ini digelar di Pura Luhur Poten, tepat di kaki Gunung Bromo, pada tengah malam hingga dini hari. Bagi suku Tengger, tradisi melempar sesaji ke Kawah Bromo tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas hasil ternak dan pertanian yang melimpah," ujar Jarianto.

Uniknya, mereka jauh-jauh hari sudah tiba di sini bahkan sengaja mendirikan tempat tinggal sementara di sekitar Gunung Bromo. Di dalam kawah telah menunggu banyak penduduk Tengger yang tinggal di pedalaman.

Seperti tahun lalu, Bromo yang sedang bergejolak mengeluarkan asap panasnya dipadati oleh puluhan ribu wisatawan dari berbagai daerah di Jawa Timur dan luar Jawa Timur, serta wisatawan mancanegara menghadiri acara tahunan tersebut. '

Namun hal ini tidak mengurangi minat ribuan wisatawan untuk datang ke Bromo menyaksikan ritual tahunan itu. Jarianto menambahkan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BTS), Jawa Timur, adalah salah satu daerah tujuan wisata tersohor di dunia.

Gunung ini memiliki keunikan panorama indah sekaligus mistis, sehingga menyodorkan suasana berbeda dibandingkan gunung lainnya.

“Di sini terbentang keindahan landscape pegununangan dengan asap yang membumbung dari kawahnya dan di bawahnya ada lautan pasir luas mengelilinginya,” ungkapnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti menyebut, upacara adat ini sebagai budaya dan tradisi yang memiliki kearifan lokal di Bromo. Yang pasti, dia mengingatkan agar atraksi alamnya diperhatikan dengan baik, terutama manajemen sampah, yang sering dikeluhkan banyak pihak di destinasi pegunungan.

“Ritual Yadnya Kasada sudah menjadi atraksi wisata. Pemerintah daerah harus mengemasnya menjadi pertunjukan wisata yang mampu menarik wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. Service atau pelayanan yang baik, kebersihan, dan toilet yang terjaga, itu penting dalam jangka pendek," ujar Esthy didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Kemenpar Wawan Gunawan.

Kementerian Pariwisata memang tengah gencar berpromosi membangun 10 top destinasi atau 10 Bali Baru, dimana salah satunya adalah Bromo Tengger Semeru (BTS) di Jawa Timur. Kawasan yang menyebar di empat Kabupaten, yakni Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang itu terus digenjot agar bisa bersaing di level global.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana menghibur para pengungsi Erupsi Gunung Agung di Lapangan Desa Ulakan, Kabupaten Karangasem, Selasa (26/9) sore. (Foto: Humas/Jay

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Gunung Agung Bali Gempa Vulkanik 25.000 Kali

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat total gempa vulkanik Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, sejak level waspada hingga level IV Awas saat ini sudah mencapai…

B. Braun Berikan Penyuluhan Kesehatan di Desa Kalihurip (Foto Ridwan)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:33 WIB

B. Braun Berikan Penyuluhan Kesehatan di Karawang

B. Braun terus lanjutkan komitmennya untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dunia.

Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya KEK Pariwisata Mandalika, di Pantai Kuta NTB (20/10) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:18 WIB

Pemerintahan Presiden Jokowi-JK Berhasil Bangun Industri Pariwisata

Selama tiga tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah berhasil membangun industri pariwisata.

Ilustrasi Kedelai (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:57 WIB

Bea Masuk Impor Kedelai Sebaiknya Dihapuskan

Lembaga Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan kebijakan bea masuk impor kedelai sebaiknya tetap dibebaskan karena memudahkan konsumen dan kalangan industri kecil di Tanah Air.…

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:48 WIB

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS

PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu pembangunan sejumlah rumah ibadah, pengadaan sumber air bersih berupa pompa…