HCML Lakukan Sosialisai Pengembangan Lapangan MDA-MBH Sumenep

Oleh : Hariyanto | Senin, 19 Juni 2017 - 13:28 WIB

Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan Sosialisasi
Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan Sosialisasi

INDUSTRY.co.id , Surabaya - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan Sosialisasi Lanjutan Pengembangan Lapangan MDA MBH kepada sejumlah stakeholder terkait di kantor Dinas ESDM Provinsi Jatim, Kamis (15/6/2017).

"Sebenarnya kami sudah kontrak di lokasi ini pada 1982-2012 dan diperpanjang 20 tahun ke depan sejak 2012-2032. Jadi, sisa masa kontrak kurang 15 tahun. Kalau tidak segera produksi, nilai keekonomian akan hilang. Tahun ini adalah tahun berat untuk industri migas. Ini tantangan bagi kami. Meski belum produksi, kegiatan sosial ke masyarakat Sumenep sudah kami lakukan," kata Head of Relations HCML Hamim Tohari.

Sosialisasi tersebut dihadiri beberapa instansi terkait, di antaranya Kodam V/Brawijaya, Lantamal V/Surabaya, Dinas Perhubungan Jatim, Dinas Kominfo Jatim dan beberapa kelompok masyarakat (pokmas) dari Sumenep.

Penanggung jawab K3LL HCML Andreas Risbayu menambahkan, ada tiga blok yang akan dikembangkan, yakni lapangan MDA, MBH dan MDK. Tapi pada kali ini masih fokus mengerjakan blok MDA dan MBH. Lapangan itu berada di 200 km sebelah timur Surabaya atau 75 km sebelah tenggara Madura.

Kegiatan HCML saat ini adalah pengeboran dengan memasang platform menggunakan kapal berbendera Hongkong. Lokasi MDA-MBH berada di daerah latihan kapal selam TNI Angkatan Laut.

Setelah beroperasi, pihak HCML berjanji akan berpartisipasi langsung dalam program pengembangan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Pulau Sapudi. HCML juga meminta dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat Sapudi untuk kegiatan operasi hulu migas.

"Beberapa kegiatan yang kami lakukan dengan masyarakat sekitar lokasi di antaranya adalah memberi bantuan mobil ambulans, pemberdayaan petani rumput laut, dan nelayan," ungkapnya.

Diproyeksikan, hasil produksi dari MDA-MBH milik HCML tersebut nantinya akan disambungkan ke pipa Pertamina East Java Gas Pipeline (EJGP) ke Porong Sidoarjo yang berjarak kurang lebih 200 km dari lokasi pengeboran. (Hry/ bj)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Taspen. (Foto: IST)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 15:01 WIB

TASPEN Gandeng TelkomGroup Layani Pensiun

PT TASPEN (PERSERO) bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) serta Mitra Bayar Pensiun melakukan launching Digitalisasi…

Artport di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan (Foto:Park Hyun-koo/The Korea Herald)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 15:00 WIB

Terminal Dua Bandara Incheon Korsel Dihiasi dengan "Artport"

Salah satu hal yang menarik wisatawan selain destinasi wisata yang ada di daerah tersebut adalah bandaranya yang ada di daerah tersebut. Salah satunya yakni Bandara Internasional Incheon, Korea…

Walikota Bandung Ridwan Kamil (Foto Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 14:59 WIB

Jelang Jabar 1, Kang Emil Tinggalkan Rumah Dinas

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, meninggalkan rumah dinasnya di Pendopo seiring dengan keikutsertaan dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif

Sabtu, 20 Januari 2018 - 14:37 WIB

1.126 Calon Kepala Daerah Lapor Harta Kekayaan

Beberapa jam sebelum batas akhir pendaftaran Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) hari Minggu (20/1/2018) baru 1.126 bakal calon kepala daerah yang melapor ke KPK.

Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 14:00 WIB

Sriwijaya Air Tahun Ini, Fasilitasi Wisatawan ke Indonesia Kawasan Timur

Permudah akses ke Kawasan Indonesia Timur, maskapai penerbangan Sriwijaya Air Group memfasilitasi wisatawan terbang ke destinasi wisata di Timur Indonesia pada tahun 2018 ini.