Presiden Jokowi Rapat Terbatas Bahas Program Jaminan Sosial

Oleh : Herry Barus | Senin, 19 Juni 2017 - 12:49 WIB

Presiden Joko Widodo (Foto: Ist)
Presiden Joko Widodo (Foto: Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo memanggil para menterinya membahas program sosial di Istana Kepredidenan Jakarta, Senin (19/6/2017)

Para menteri yang dipanggil adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri ESDM Iqnatus Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno.

Sri Mulyani, usai dipanggil Presiden di komplek Istana Kepresidenan, mengungkapkan pertemuan dengan Presiden membicarakan semua mengenai program-program sosial, terutama untuk kelompok miskin.

Menkeu mengatakan pertemuan dengan Presiden bicara dari sisi subsidi yang selama ini, baik persiapan, logistik, dari sisi kartu, subsidi beras selama ini dari 44 kabupaten, harus diperbaiki dari seluruh persiapan serta pelaksanaannya dilakukan secara baik.

"Kita juga melihat outlook dari finalisasi APBN perubahan, terutama dikaitkan dengan perhitungan harga-harga, minyak yang selama ini tinggi awal tahun dan sekarang cenderung turun, bagaimana menyikapi dalam kalkulasi subsidi kita. Dan bagaimana kita mengelola apa yang selama ini terjadi sampai semester dua," kata Mulyani.

Sementara Mensos Khofifah Indar Parawansa mengatakan Program Keluarga Harapan (PKH) kembali ke Rencana Kerja Pemerintah (RKP), yakni Rp10 Juta.

"PKH kembali ke RKP, rencana pemerintah, yakni 10 juta. Pengintegrasian subsidi elpiji, listrik, juga integrasi antara penerima PKH dan bantuan pangan," kata Khofifah.

Dia mengatakan jika penerima PKH naik ke Rp15,5 juta, maka penerima Rastra yang belum terima PKH akan menambah jumlah subsidi Rastra-nya.

"Diintegrasikan semua, misalkan kita menemukan di sini ada penerima PKH yang tidak terima Rastra, ketika diintegrasikan maka akan mendorong penerima Rastra jadi lebih banyak lagi. Jadi hitung-hitungan dari APBN kita seperti itu, akhirnya diputuskan balik lagi ke RKP," ungkap Mensos.

Sedangkan Rini Soemarno menegaskan peran Bulog dalam penyaluran Rastra berjalan lancar di 44 kota dan ditekankan untuk menjaga kualitas Rastra-nya agar lebih baik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Barack dan Michelle Obama (Foto Ist)

Sabtu, 24 Juni 2017 - 15:00 WIB

Obama Berlibur ke Indonesia, Ini Dampak Pada Pariwisata Indonesia

Pariwisata Indonesia bakal kedatangan endorser kondang. Adalah Barack Obama, Presiden Amerika Serikat ke-44 yang akan berkunjung ke Indonesia sekaligus berlibur.

Ilustrasi Wisatawan Lokal di Medan (Foto:waspada)

Sabtu, 24 Juni 2017 - 13:47 WIB

7 Hal yang Harus diperhatikan Pengelola Wisata Selama Libur Lebaran

Libur Lebaran yang sudah di depan mata, tentunya tempat wisata mulai mengalami pelonjakanan jumlah kunjungan para wisatawan. Hampir semua destinasi wisata penuh sesak oleh wisatawan nusantara,…

Sevel Gagal Akuisisi dengan PT Charoen Pokphand Restu Indonesia , 1605 pekerja terancam nganggur

Sabtu, 24 Juni 2017 - 13:27 WIB

Sevel Gulung Tikar, 1.605 Pekerja Terancam Nganggur

Sebanyak 1.605 pekerja terancam menganggur akibat kebangkrutan ritel modern PT Modern Sevel Indonesia (MSI) yang tersebar di seluruh Indonesia. Penutupan seluruh gerai sevel sebagai imbas batalnya…

Barack dan Michelle Obama (Foto Ist)

Sabtu, 24 Juni 2017 - 13:25 WIB

Sambut Obama, Kemenpar Siapkan Promosi di Times Square

Mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama yang dijadwalkan datang ke Indonesia yang telah tiba di Bali pada Jumat (23/6/2017) di Bandara Ngurah Rai pukul 18.52 Wita. Dikabarkan, Ia membawa…

7-Eleven Ilustrasi (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 24 Juni 2017 - 13:02 WIB

Seluruh Gerai 7 - Eleven di Indonesia Berhenti Beroperasi Akhir Juni

Seluruh gerai Seven Eleven di Indonesia mulai 30 Juni ini tak akan lagi beroperasi. Hal ini seperti diungkapkan PT Modern Sevel Indonesia (MSI) selaku pemegang bisnis merek waralaba 7-Eleven.