KESDM: Pelanggan 900 VA Golongan Mampu Nikmati Subsidi Lebih Besar di Banding Masyarakat Tidak Mampu

Oleh : Hariyanto | Minggu, 18 Juni 2017 - 12:10 WIB

Ilustrasi Listrik (ist)
Ilustrasi Listrik (ist)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut, sebelum dicabut, selama ini pelanggan 900 VA golongan mampu yang menikmati subsidi jauh lebih besar dibanding masyarakat tidak mampu.

Staf Khusus Menteri ESDM, Hadi Djuraid menjelaskan sebelumnya terdapat 46,3 juta pelanggan listrik yang disubsidi baik menggunakan 450 VA maupun 900 VA.

Dengan kebijakan subsidi tepat sasaran, jumlahnya menyusut menjadi 31 juta pelanggan listrik saja yang dapat menikmati subsidi atau berkurang 24%.

Hadi menerangkan, sejumlah 23,2 juta pelanggan 450 VA tetap disubsidi, sementara pelanggan 900 VA yang dianggap mampu dicabut subsidinya. Alhasil pelanggan listrik 900 VA yang masih disubsidi setrumnya bersisa 4,1 juta pelanggan.

"Dari 900 VA diteliti ulang dan diverifikasi ulang ada 4,1 juta pelanggan 900 VA yang masih layak untuk disubsidi," jelasnya di Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Sementara itu, Hadi menegaskan bila pelanggan listrik 450 VA untuk rumah tangga tidak mampu tetap mendapat subsidi dan pelanggan 900 VA yang berkategori tidak mampu juga tetap mendapat subsidi. Sedangkan selebihnya masuk ke tarif keekonomian.(Hry/ Hid)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dalam sambutannya saat Rembuk Nasional 2017 (Foto Ist)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:51 WIB

Kebanyakan Regulai Menumpuk Hambat Kecepatan Pembangunan

Presiden Joko Widodo menjelaskan kebanyakan regulasi yang bertumpuk memiliki potensi tumpang tindih sehingga rentan menghambat kecepatan pembangunan Indonesia.

Ilustrasi Anggota Polri/ Brimob (Foto Ist)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:41 WIB

Upaya Pemberantasan Korupsi Bisa Dimulai dari Internal Polri Secara Menyeluruh

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas meragukan kesiapan Polri terkait dengan rencana membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi.

Miryam S. Haryani. (Foto: IST)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:34 WIB

Anggota DPR Miryam S Haryani Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti melakukan tindak…

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:28 WIB

Kapolri Tito Klarifikasi Pemberitaan Soal Korban Pemerkosaan

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengadakan pertemuan dengan 18 organisasi aktivis pemerhati perempuan, didampingi oleh sejumlah pejabat Mabes Polri untuk melakukan klarifikasi atas sebuah…

Workshop Pengendalian dan Pengawasan Koperasi Bagi Aparatur Kabupaten/Kota di Jawa Timur, di Kota Batu, Malang, Senin (23/10).

Senin, 23 Oktober 2017 - 22:24 WIB

Pemerintah Awasi 12 Koperasi Bermasalah Ini

Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM tengah mengawasi dan mewaspadai keberadaan 12 koperasi bermasalah dan melakukan praktik menyimpang.