Presiden Jokowi Ingin Tembang Macapat Diajarkan kepada Anak-Anak

Oleh : Herry Barus | Minggu, 18 Juni 2017 - 02:56 WIB

Saat serahkan KIP di Temanggung, Presiden Jokowi lihat unjuk kebolehan siswi melakukan pencak silat di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (17/6). (Foto: Humas/Rahmat)
Saat serahkan KIP di Temanggung, Presiden Jokowi lihat unjuk kebolehan siswi melakukan pencak silat di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (17/6). (Foto: Humas/Rahmat)

INDUSTRY.co.id - Temanggung- Presiden Joko Widodo ingin agar lagu-lagu Jawa seperti tembang macapat diajarkan kepada anak-anak terutama di daerah Jawa karena merupakan budaya asli Indonesia.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Penyerahan Kartu Indonesia Pintar kepada siswa di Kabupaten Temanggung yang digelar di Gedung Pemuda Kabupaten Temanggung, Sabtu (17/6/2017)

"Tembang macapatan merupakan budaya kita sehingga anak-anak harus diberi tahu," kata Presiden.

Oleh karena itu, setiap kunjungan kerjanya terutama di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya, Presiden selalu bertanya kepada siswa-siswa yang dijumpainya tentang siapa yang bisa menyanyikan lagu Jawa atau nembang macapat.

Mantan Walikota Solo itu akan meminta siswa yang mengaku bisa menyanyikan lagu Jawa agar membawakannya di panggung kemudian Presiden akan menghadiahi mereka sepeda.

Sebagaimana yang dilakukan di Kabupaten Temanggung, dua siswa yang mengaku bisa menyanyikan lagu Jawa diminta tampil ke depan.

Siswa pertama bernama Karen yang bersekolah di SMP N 2 Temanggung menyanyikan tembang macapat Gambuh.

Presiden meminta hadirin bertepuk tangan saat Karen menyanyikan lagu Gambuh.

"Apa itu filosofinya, artinya?" Tanya Presiden.

"Menceritakan keadaan seseorang yang ingin menikah," jawab Karen.

"Bener? Diambil sepedanya," kata Presiden disambut tepuk tangan riuh hadirin, Karen pun girang saking senangnya.

Siswa kedua yang menyanyikan lagu Jawa yakni Uswatun Khasanah dari SMK N1 Temanggung.

Ia pun menyanyikan Gambuh pada lirik yang berbeda.

Saat ditanyakan artinya oleh Presiden Uswatun dengan lantang menjelaskan.

"Pesannya mengajarkan kita untuk menyembah empat perkara, supaya hidupnya lebih baik, cipta jiwa rasa harus dipadukan supaya jiwa kita terjamin, supaya jiwa kita tidak hanya di dunia tapi di akhiratnya," kata Uswatun.

Jawaban itu pun disambut tepuk tangan riuh hadirin lalu Presiden memberikannya hadiah sepeda.

Presiden lalu memanggil siswa-siswa lain yang bisa pencak silat, menyebutkan nama-nama provinsi, dan menyebutkan nama-nama suku lalu juga memberikan hadiah sepeda kepada mereka.

"Pesan saya belajar yang baik, tugas anak-anak adalah belajar yang baik agar masa depan kita baik dan kita nanti sumber daya manusia Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain karena persaingan 10-20 tahun yang akan datang sangat ketat sekali anak-anak harus belajar dan jangan lupa beribadah dan berolahraga," kata Presiden.

Pada kesempatan itu dibagikan 1231 KIP terdiri SD 425, SMP 268, SMA 103, SMK 232, Paket B 52, dan Paket C 151 orang. (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kampus Shopee Edukasi Pengusaha Yogyakarta (Foto Dok Industry.coid)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 13:15 WIB

Kampus Shopee Edukasi Pengusaha Yogyakarta

Shopee, platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan, berkolaborasi dengan Facebook untuk menggelar kelas lanjutan dari Kampus Shopee di salah satu komunitas penjual terbesar di…

 Achmad Zaki selaku CEO Bukalapak (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:58 WIB

Bukalapak Medan Rayakan Tiga Tahun Ngelapak Bersama Masyarakat

Komunitas Bukalapak Medan kemarin menggelar puncak perayaan ulang tahun yang ke-3 dengan meriah di Taman Hairos, Deli Serdang. Genap 3 tahun ngelapak bersama, pada perayaan ulang tahun kali…

Kerja sama BRI dan IDI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:40 WIB

Garuda dan BRI Ajak Penumpang Berikan Donasi Terbangkan Relawan IDI

Maskapai Nasional Garuda Indonesia berkerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menerbangkan sedikitnya 23 tenaga medis yang berasal dari "Ikatan Dokter Indonesia" (IDI) dalam sinergi misi…

Ilustrasi Industri Baja

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:22 WIB

Pemerintah Ingin Mahasiswa Siap Hadapi Era Industri 4.0

Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin menginginkan mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi era revolusi industri 4.0 seperti yang telah…

Marketplace Lazada menjajaki kerja sama dengan penyedia jasa logistik JNE memberikan fasilitas pengiriman barang secara cashless bagi para seller Lazada. (Dok:INDUSTRY.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:12 WIB

Lebih Efesien, Kini Lazada Terapkan Cashless bagi UMKM

Marketplace Lazada menjajaki kerja sama dengan penyedia jasa logistik JNE memberikan fasilitas pengiriman barang secara cashless bagi para seller Lazada.