Catat! Ini Waktu Terbaik dan Terburuk Untuk Berkendara Saat Mudik Lebaran

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 17 Juni 2017 - 08:55 WIB

Ilustrasi Pengguna Kendaraan Bermotor (Tomohiro Ohsumi/Getty Images)
Ilustrasi Pengguna Kendaraan Bermotor (Tomohiro Ohsumi/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Dalam menyambut mudik dan Lebaran, Waze merilis survei yang menunjukkan waktu terbaik dan terburuk untuk mudik di musim liburan. Hasil dari survei menunjukkan bahwa Selasa adalah hari terbaik untuk mengemudi, karena pada hari tersebut 27 persen lebih sedikit pengemudinya, dibandingkan hari Senin adalah hari terburuk untuk mengemudi, sekitar 21 persen lebih banyak yang mengemudi.
 
Survei yang dirilis oleh Waze menganalisa kemacetan lalu lintas di Indonesia dengan menggunakan informasi yang dimasukkan Wazers ke dalam aplikasi pada bulan Ramadan tahun lalu. Untuk mendapatkan data dan temuan yang sebanding, Waze merekam data dari empat minggu sebelum dan empat minggu sesudah Lebaran.

Adapun beberapa survey telah dilakukan yakni,

1. waktu terbaik untuk bepergian yaitu :

- Jumlah pengemudi di hari Selasa 27 persen lebih sedikit di bandingkan biasanya, dan hal ini berlaku sepanjang hari.
- Jumlah pengemudi di hari Sabtu 16 persen lebih sedikit di bandingkan biasanya, tapi hal ini hanya berlaku untuk bepergian sebelum pukul 12 siang.
 
2. Waktu terburuk untuk bepergian yaitu :

- Jumlah pengemudi di hari Minggu 16 persen lebih banyak, mulai pukul 10:00 pagi hingga 22:00 malam.
- Jumlah pengemudi di hari Senin 21 persen lebih banyak, namun hanya bertahan selama empat jam, dari pukul 10:00 pagi hingga pukul 14:00 siang.

3. Temuan lainnya :

- Notifikasi gangguan perjalanan meningkat sebesar 65 persen
- Tingkat kecelakaan saat Ramadan meningkat sebesar 80 persen
- Kemacetan lalu lintas meningkat sebesar 64 persen
- Jumlah polisi di jalanan berkurang sebesar 19 persen
 
Saat musim libur, jam sibuk dimulai lebih awal, yakni sekitar pukul 10:00 pagi, dimana biasanya dimulai pukul 12:00 siang. Tingkat lalu lintas di beberapa kota di Indonesia juga meningkat, seperti Bandung, Cirebon, Denpasar, Malang, Semarang, Surakarta, dan Yogyakarta. Biasanya tingkat lalu lintas mulai menanjak sehari sebelum mudik Lebaran.

Survei yang dirilis oleh Waze menganalisa kemacetan lalu lintas di Indonesia dengan menggunakan informasi yang dimasukkan Wazers ke dalam aplikasi pada bulan Ramadan tahun lalu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Istimewa)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:30 WIB

Sektor Investasi Membaik, China Development Bank Segera Buka Kantor di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut China Development Bank (CDB) akan membuka kantor perwakilan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno didamping Dirut PT Telkom Alex J Sinaga (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:24 WIB

Menteri Rini: Balkondes Dielola PT Telkom Masih Terbaik

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang dikembangkan PT Telkom Indonesia Tbk di Desa Tuksongo masih yang terbaik dibanding Balkondes yang dibangun sejumlah…

Menteri BUMN Rini Soemarno bersama sejumlah Dirut BUMN (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:10 WIB

Menteri Rini Pastikan 18 Balkondes Beroperasi Akhir Tahun Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan 18 Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di kawasan wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang dikelola perusahaan milik negara itu, bisa beroperasi…

Ilustrasi Bandara

Senin, 21 Agustus 2017 - 06:50 WIB

Menhub Targetkan Bandara Notohadinegoro Jember Tambah 360.000 Penumpang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan Bandara Notohadinegoro dapat menambah kedatangan penumpang hingga 360.000 orang per tahun pada 2019 setelah bandara tersebut selesai dikembangkan.

Menhub Budi Karya Sumadi tinjau kesiapan bandara Jember (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 06:41 WIB

Menhub Dukung Bandara Notohadinegoro Jember Jadi Embarkasi Haji

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mendukung Bandara Notohadinegoro Jember menjadi embarkasi haji antara sesuai dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.