Ary Ginanjar Ajak 1000 Yatim Piatu Mengenal Nuklir di BATAN

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 16 Juni 2017 - 10:55 WIB

Ary Ginanjar (Paling Kiri) bersama Kepala Batan Prof. Djarot dan Pengurus Lembaga Kemanusian ESQ
Ary Ginanjar (Paling Kiri) bersama Kepala Batan Prof. Djarot dan Pengurus Lembaga Kemanusian ESQ

INDUSTRY.co.id -Lewat salah satu bagian dari kelompok ESQ yang dipimpinnya,  Lembaga Kemanusiaan ESQ, Ary Ginanjar mengajak seribu orang anak  yang terdiri dari yatim, piatu, yatim piatu, dhuafa, dan difabel (cacat) mengenal soal nuklir. Kegiatan ynag diberi judul  Semesta Ramadhan dengan tema “Ayo Cerdas Berteknologi” dengan tagline “Nuklir Sahabat Kita” ini berlangsung di Pusat Diseminasi dan Kemitraan Badan Teknologi Nuklir Nasional (BATAN) di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis, (15 Juni).

“Mungkin banyak yang bertanya-tanya kenapa sih anak-anak ini dikenalkan kepada nuklir sejak dini. Apa tidak berbahaya kena radiasi jika dilakukan di BATAN?  Jawabannya justru sejak dini anak-anak ini, dari mana pun mereka berasal harus tahu tentang Nuklir. Jangan sampai ada pemahaman yang salah tentang nuklir. Lagi pula soal mencari ilmu dan pengetahuan  ini khan sudah jadi kewajiban sebagai setiap muslim,” kata Ary Ginanjar di sela sela acara.

Ia lantas mensitir surat pertama dalam Alquran yang meminta Nabi Muhammad SAW, membaca. Iqra. “Nah berangkat dari sinilah kita harus pahami bahwa yang disebut membaca itu bukan semata-mata membaca kitab. Tetapi juga membaca setiap peristiwa alam. Bahkan hukum kekekalan enerji yang di rumuskan oleh einstein itu sungguh adalah hasil membaca tanda-tanda alam,” kata Ary Ginanjar.

Sementara itu Kepala BATAN,  Prof. Dr. Djarot S. Wisnubroto, menyambut gembira adanya kegiatan Lembaga Kemanusiaan ESQ yang dilakukan di lembaga yang dipimpinnya. “Sungguh ini hal yang positif karena anak-anak ini dirangsang pengetahuannnya tentang apa itu nuklir dan apa saja kegunaannya. Jangan hanya soal dampak negatifnya yang memang bisa terjadi jika digunakan secara salah dan tidak melalui prosedur yang benar,” kata Djarot.

Ia mencontohkan, anak-anak yang datang akhirnya jadi tahu bahwa nuklir  bisa digunakan untuk penyembuhan kanker. Juga bisa untuk pertanian. “Siapa tahu setelah ini mereka terangsang untuk menjadi ahli nuklir yang memang sangat dibutuhkan di masa yang akan datang, “tambahnya.

Kegiatan Lembaga kemanusiaan ESQ yang diketuai oleh  Hj Lea Sri Endari Irawan di BATAN ini adalah yang petama kalinya. Sebelumnya, pada lima kegiatan yang selalu dilakukan pada bulan Ramadan ini, Lembaga Kemanusiaan ESQ  dilakukan di tempat yang berbeda-beda. Salah satunya pernah mengajak ratusan anak yatim piatu  mengenal seluk beluk dunia penerbangan di pangkalan TNI Angkatan Udara di Halim Perdana Kusumah.

Selain memberikan ilmu pengetahuan tentang nuklir, kegiatan kemarin juga dirangkai dengan pemberian santunan, serta pembagian perlengkapan sekolah bekerja sama dengan para sponsor di antaranya adalah APP, L’Essential, Wardah Kosmetik dan lain-lain. 

1000 Anak Yatim, Piatu, Yatim Piatu, Dhuafa dan Difabel itu nampak antusias dengan acara demi acara yang disesuaikan dengan usia mereka. Penyampaian masalah nuklir dengan cara dongeng sangat mengena. Juga Kegiatan masing-masing membuat rangkaian listrik sederhana yang kemudian dinyalakan bersama-sama. (AMZ)  

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 13 Desember 2018 - 15:05 WIB

Terkait BP Batam, Menperin: Keputusannya Single Otoriti di Pemda

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto turut mengomentari perihal pembubaran BP Batam.

Deputi Gubernur BI kiri dan Dirut BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:51 WIB

BNI Syariah Hadir Dalam Perhelatan International ISEF Surabaya

Surabaya - BNI Syariah kembali mendukung Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 yang digagas oleh Bank Indonesia untuk kelima kalinya.

Ketua Komite Tetap (Komtap) Ketahanan Pangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Franciscus Welirang (Foto: Kadin Indonesia)

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:50 WIB

Kadin Nilai Tapioka dan Mocaf Bisa Dukung Ketahanan Pangan

Ketua Komite Tetap (Komtap) Ketahanan Pangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Franciscus Welirang mengatakan, Indonesia adalah negara yang telah dikarunia dengan kekayaan umbi-umbian,…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih saat menyerahkan oenghargaan kepada pemenang di acara 'Semarak Festival IKM 2018' (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:15 WIB

Gelar Semarak Festival IKM 2018, Kemenperin Dongkrak Semangat IKM Songsong Era Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) menyelenggarakan 'Semarak Festival IKM 2018'. Acara ini dilaksanakan dalam rangka tugas dan…

Sunarso Dorong Pembangunan Industri Pertanian 4.0 Visioner & Terintegratif

Kamis, 13 Desember 2018 - 12:46 WIB

Usung Sembilan Konsep, Sunarso Dorong Pembangunan Industri Pertanian 4.0 Visioner & Terintegratif

Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Sunarso mengusung sembilan konsep pembangunan pertanian visioner dan integratif di era industri pertanian 4.0 dan mengimbau kalangan…