Jelang Lebaran, Menko Perekonomian Yakin Harga Pangan Stabil

Oleh : Irvan AF | Kamis, 15 Juni 2017 - 14:19 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyakini harga kebutuhan pangan akan tetap stabil dan tidak melonjak terlalu tinggi menjelang Lebaran.

"Rasanya kali ini kita makin bisa mengendalikan harga pangan," kata Darmin di Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Darmin mengatakan beberapa harga komoditas pangan mulai mengalami penurunan seperti cabai rawit, gula dan bawang putih, yang beberapa waktu lalu masih relatif tinggi.

Pemerintah, lanjut dia, juga terus berupaya untuk mengelola harga bahan makanan seperti daging ayam ras dan telur ayam ras, yang harganya sempat turun di tingkat petani.

"Kalau telur ayam dan daging ayam, sempat jatuh (harganya) sehingga di tingkat petani sudah terlalu rendah. Kita membiarkan sedikit naik, supaya balik harganya," kata Darmin.

Darmin mengharapkan harga komoditas pangan yang terkendali ini bisa menekan laju inflasi pada periode Juni 2017, atau setidaknya tidak melebihi inflasi Mei 2017 sebesar 0,39 persen.

"Walaupun kata BI, minggu pertama indikasinya 0,5 pesen, saya bilang tidak, kita akan turun di bawah itu, karena beberapa barang terutama cabai rawit, bawang putih dan gula agak turun," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi pada Mei 2017 sebesar 0,39 persen yang disebabkan oleh tingginya harga bahan pangan menjelang periode Puasa.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah bawang putih yang menyumbang inflasi 0,08 persen, telur ayam ras 0,05 persen, daging ayam ras 0,04 persen serta beras, daging sapi dan cabai merah masing-masing 0,01 persen.

Meski demikian terdapat komoditas yang harganya mulai mengalami penurunan sehingga mampu menekan inflasi dan menyumbang deflasi yaitu cabai rawit 0,04 persen, bawang merah 0,02 persen dan tomat sayur 0,01 persen.(ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat meresmikan pabrik farmasi PT Ethica

Kamis, 23 November 2017 - 18:12 WIB

Kemenperin Perdalam Struktur Industri Farmasi Nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya strategis ini untuk mengurangi…

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip, Apling, MA., PhD. bersama Lansia

Kamis, 23 November 2017 - 18:00 WIB

Selain Jawa Tengah, NTT Rawan Perdagangan Manusia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana S Yembise mengatakan Nusa Tenggara Timur masuk dalam zona merah "human trafficking" atau perdagangan manusia.

Menperin Airlangga resmikan Pabrik Farmasi di Cikarang Bekasi

Kamis, 23 November 2017 - 17:01 WIB

Menteri Airlangga Resmikan Pabrik Farmasi Senilai Rp1 Triliun

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto hari ini, Kamis (23/11/2017) meresmikan pabrik farmasi milik PT Ethica di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Kamis, 23 November 2017 - 16:54 WIB

Kemenperin Bentuk Balai Litbang di Pekanbaru Guna Tingkatkan Nilai Tambah CPO

Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup baik, dengan didorong oleh aktivitas industri pengolahan kelapa sawit.

Menhub Budi Karya S (humas kemenhub)

Kamis, 23 November 2017 - 16:30 WIB

Menhub Budi Karya Tnjau Pengoperasian Kereta Bandara Soetta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru Jakarta, menggunakan kereta inspeksi, Kamis (23/11/2017)