Kepala UKP-PIP Yudi Latif: Jangan Sampai Pancasila seperti Alquran Rusak

Oleh : Marlen Erikson | Rabu, 14 Juni 2017 - 23:50 WIB

Inilah para pengarah UKP PIP dan Kepala UKP PIP Yudi Latief (paling kanan) yang baru dilantik Presiden Jokowi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/6) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)
Inilah para pengarah UKP PIP dan Kepala UKP PIP Yudi Latief (paling kanan) yang baru dilantik Presiden Jokowi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/6) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

INDUSTRY.co.id

TOPIK.id - Pancasila bukan sekedar pelajaran yang hanya didiskusikan, melainkan sebagai ideologi atau pandangan hidup yang harus diterapkan dalam berbangsa dan bernegara.

Demikian disampaikan Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif, dalam diskusi Kebangsaan bertajuk "Pancasila Sebagai Integrasi Negara dan Agama", di Rumah Dinas Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Jakarta, Selasa (13/6).

Sehingga, kata Yudi, jangan sampai warga negara yang ikut pancasila hanya karena takut hukuman. Akan tetapi, ideologi Pancasila harus dibuktikan dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Jangan sampai Pancasila itu seperti Alquran rusak, dibuang takut dosa, di pakai juga tidak bisa. Jadi orang ikut pelajaran Pancasila karena takut dosa, bukan sesuatu yang ada gunanya," kata Yudi.

Oleh sebab itu, kata Yudi, pembentukan UKP-PIP oleh Presiden Jokowi dalam rangka menyadarkan masyarakat akan pentingnya pengamalan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pancasila itu sebagai pandangan hidup yang harus berkembang dipraktekkan dalam setiap kehidupan," tegasnya.

Kata Yudi, UKP-PIP akan membantu kementerian dan lembaga terkait guna memberikan solusi bagaimana pelajaran Pancasila ke depan menjadi sangat menarik dan diminati oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Kita bisa buat menarik, misalnya ada unsur filmnya, ada unsur audio visual, ada pelajaran sejarahnya," terang Yudi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Zedd dan BTS (Foto : Allkpop)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 15:00 WIB

BTS Pastikan Akan Kolaborasi Dengan Zedd

Saat hadir di Billboard Music Awards 2018, BTS diwawancarai oleh salah satu stasiun radio Amerika di backstage. Anggota Bangtan Boys memberikan jawaban terkait pertanyaan soal kolaborasi mereka…

Sambal Lokan, Bengkulu (Ist)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 15:00 WIB

Mau Coba Membuat Sambal Lokan Khas Bengkulu? Begini Caranya

Kuliner khas Ramadan, Sambal Lokan yang merupakan santapan warga Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sebagai kuliner warisan turun-temurun. Tak hanya itu, kuliner ini diburu saat bulan Ramadan.…

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF (Foto Istimewa)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 14:45 WIB

Lewat Tiga Brand-nya, Indofood Jadi Official Partner Ajang Asian Games 2018

Sebagai salah satu perusahaan pangan nasional di Indonesia, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, melalui tiga brand-nya yaitu Indomie, Pop Mie, dan Indomilk, menyatakan dukungannya sebagai official…

Sambal Lokan, Bengkulu (Ist)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 14:00 WIB

Sambal Lokan, Rendangnya Masyarakat Bengkulu Saat Ramadan

Tak hanya kaya akan keindahan alamnya, Bengkulu juga memilki beragam kuliner yang lezat dan melegenda. Seperti Sambal Lokan yang menjadi salah satu kuliner yang diburu para warga untuk santapan…

Apple Inc dipastikan bakal tanam investasi langsung di Indonesia. Perusahaan teknologi informasi (TI) raksasa asal Amerika Serikat itu tengah membuka pusat inovasi yang akan bertempat di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang.

Sabtu, 26 Mei 2018 - 13:31 WIB

Pengunjung Merosot, Toko Apple Tutup di Amerika Serikat

Kabar nelangsa industri ritel datang silih berganti. Bukan hanya toko pakaian, makanan, dan furnitur, bahkan pebisnis teknologi wahid pun mesti melepas aset propertinya. Kali ini, giliran raksasa…