API Desak Pemkot Bandung Permudah Izin Usaha

Oleh : Ridwan | Rabu, 14 Juni 2017 - 15:09 WIB

Produksi tekstil (vov5)
Produksi tekstil (vov5)

INDUSTRY.co.id - Bandung, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membantu pengusaha tekstil dengan mempermudah proses pemberian izin usaha.

"Banyak pengusaha tekstil Bandung yang harus dibantu dalam hal perizinan. Terutama, mereka yang ingin mendapatkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)," ungkap ketua Umum API, Ade Sudrajat di Jakarta (14/6/2017).

Menurut Ade, SIUP dan TDP tersebut sangat penting bagi pengusaha tekstil. Karena, merupakan salah satu syarat untuk mengajukan Pengusaha Kena Pajak (PKP). Apalagi, saat ini, pelaku bisnis tekstil sudah banyak yang memenuhi kriteria sebagai PKP.

"Oleh karena itu, kami memohon solusi dari Pemerintah Kota Bandung agar kebutuhan dokumen legalitas usaha ini bisa terpenuhi dengan baik," ujarnya.

Ade mengatakan, pasca kebijakan amnesti pajak yang dilakukan pemerintah pusat, saat ini banyak perusahan tekstil di Indonesia yang diaudit oleh pemerintah. Sehingga, para pengusaha tekstil berupaya untuk melaksanakan kewajiban pajak dengan sebaik-baiknya.

"Untuk memenuhi kewajiban tersebut, para pengusaha perlu membuat dokumen SIUP dan TDP. Hanya saja, di beberapa daerah para pengusaha kerap merasakan hambatan saat pembuatan kedua dokumen tersebut, terutama urusan tata ruang," terang Ade.

Saat ini API sudah berkonsultasi dengan pemerintah daerah lain karena pada umumnya semua pengusaha tekstil di daerah lain pun memiliki kesamaan masalah. "Di beberapa daerah, bahkan membuat akhirnya mereka mengubah Perda RDTR (rencana detail tata ruang). Jadi, kami minta Pemkot Bandung pun membuat kebijakan," imbuhnya.

Seperti diketahui, saat ini tekstil menjadi salah satu komoditi industri di Kota Bandung. Hal ini, terlihat dengan banyaknya pusat-pusat bisnis tekstil di Kota Bandung. Di antaranya, wilayah Pasar Baru, Jalan Tamim, dan Cigondewah, telah menumbuhkan peluang bisnis yang kompetitif.

"Kami sebagai asosiasi yang menghimpun para pengusaha tekstil, khususnya di Kota Bandung, merasa perlu untuk terus mendorong pertumbuhan sektor bisnis ini," pungkasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Indian Village Kediri (Foto:rizkymilaanggita/Instagram)

Rabu, 20 September 2017 - 10:30 WIB

Mau Jadi Suku Indian Seharian? ke Desa Ini Aja Yuk!

Saat ini, daerah-daerah di Indonesia, sedang giat untuk mempromosikan pariwisatanya masing-masing. Seperti kota di Jawa Timur yang saat ini sedang gencar memperkenalkan potensi wisatanya, salah…

Ilustrasi Alplikasi Fintech, Modalku

Rabu, 20 September 2017 - 10:00 WIB

OJK Resmi Izinkan 22 Fintech Beroperasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merestui 22 layanan jasa keuangan berbasis teknologi (financial technology/fintech) untuk menjalankan kegiatannya dengan menawarkan jasa keuangannya di Indonesia,…

Pengunjung mengamati pesawat milik maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia pada Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017 di DI Yogyakarta, Jumat (10/3). (ANTARA /Andreas Fitri Atmoko)

Rabu, 20 September 2017 - 09:53 WIB

Inggris Buka Peluang Kerjasama Penerbangan

Utusan Khusus Pemerintah Inggris Bidang Perdagangan untuk Kawasan Asia. Richard Graham MP menyampaikan peluang kerja sama Indonesia dan Inggris masih sangat luas meliputi berbagai sektor antara…

Bank Mandiri (Metrotvnews.com)

Rabu, 20 September 2017 - 09:47 WIB

Mandiri Syariah Hadir di GIIAS Surabaya 2017

Mandiri Syariah akan hadir di event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2017, 20-24 September 2017.

Onde-Onde disajikan di Festival Budaya Malang Utara (Foto:facebook.com/kemenpar)

Rabu, 20 September 2017 - 09:45 WIB

Begini Cara Unik Masyarakat Malang Menyajikan Jajanan Tradisional Onde-Onde

Siapa yang tidak tahu jajan pasar Onde-onde. Selama ini, dikenal sebagai makanan dari Mojokerto tetapi, kini banyak masyarakat Jawa Timur yang mengenal berasal dari Lawang, sebuah kecamatan…