DPR Desak Penerapan Jaminan Produk Halal

Oleh : Irvan AF | Selasa, 13 Juni 2017 - 15:55 WIB

Ilustrasi label halal di restoran. (Geography Photos)
Ilustrasi label halal di restoran. (Geography Photos)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Noor Achmad mengingatkan pentingnya penerapan jaminan produk halal oleh berbagai kalangan di Tanah Air yang juga merupakan amanah dari Undang-Undang No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

UU No 33 Tahun 2014 diharapkan memberi kepastian hukum dan jaminan halal bagi konsumen khususnya masyarakat Islam sebagai konsumen terbesar," kata Noor Achmad dalam rilis di Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Menurut dia, sistem jaminan produk halal tersebut dibuat untuk menjamin ketersediaan produk halal serta menumbuhkan kesadaran mengenai kepentingan jaminan produk halal.

Noor memaparkan UU No 33/2014 mengatur beberapa pokok antara lain menjamin kehalalan produk barang/jasa seperti makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetika, serta barang gunaan yang dipakai atau dimanfaatkan masyarakat.

Sebagaimana diwartakan, sejumlah korporasi besar di luar sektor pangan seperti produsen pulp dan kertas APP Sinar Mas juga telah berinovasi dalam mengimplementasikan sistem jaminan halal sebagai bagian terintegrasi dari kebijakan APP dalam memproduksi produk kertas halal.

"Hal ini merupakan komitmen inovasi APP dalam menyediakan produk khusus bersertifikasi halal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk halal," kata Product Manager of Color Paper and Indah Kiat Stationery, Citra Yulia.

Menurut dia, hal tersebut dilakukan guna menyikapi meningkatnya keinginan umat muslim di seluruh dunia untuk menjalani hidup sesuai syariat Islam dalam setiap aspek kehidupannya, tanpa terkecuali.

Pada tahun 2015, industri halal global diperkirakan mencapai 1,8 triliun dolar AS dan nilai ini diprediksi akan terus meningkat menjadi 2,6 triliun dolar AS pada tahun 2020 mendatang.

"Tak hanya berfokus pada industri pengolahan pangan, pasar halal global saat ini juga sudah mencakupi produk farmasi, kosmetik, kesehatan, peralatan mandi bahkan perangkat medis," ucapnya dan menambahkan, industri halal kini juga menjangkau komponen sektor jasa seperti logistik, pemasaran, percetakan, pengemasan, branding dan pembiayaan.

Sertifikat halal tersebut diperoleh dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan penerapan Sistem Jaminan Halal (SJL) 23000 yang memastikan bahwa bahan baku dan zat yang terkandung dalam setiap produk sesuai dengan syariah Islam.

Bahan baku produk halal APP Sinar Mas bebas dari kandungan unsur haram seperti babi, alkohol, ataupun bahan turunan non halal lainnya. APP Sinar Mas juga menggunakan sistem berteknologi khusus serta memiliki gudang penyimpan kertas terpisah guna menjaga kualitas produk yang dihasilkan.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…