Tingkat Okupansi Hotel Musim Lebaran Tahun Ini Diprediksi Capai 90 Persen

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 13 Juni 2017 - 05:40 WIB

Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)
Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Perkembangan hotel selama musim lebaran tahun 2017 diperkirakan stagnan seperti tahun lalu, hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani.

"Kalau lebaran kan musiman, jika melihat dari waktu ke waktu, dikarenakan saat ini jumlah kamarnya bertambah, jadi relatif kenaikannya engga begitu siginfikan, mungkin kalau tahun sebelumnya, tahun 2014 bisa terasa okupansi bisa capai 100 persen di Hari Raya, kalau sekarang mungkin 90 persen," ujar Hariyadi, saat acara Buka Puasa Bersama APINDO & PHRI, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/6/2017)

Menurut Hariyadi, penyebab turunnya okupansi hotel dikarenakan adanya pemangkasan budget akomodasi oleh pemerintah.

"Hotel tahun ini, pertumbuhannya boleh dibilang dari segi okupansi mungkin agak stagnan, karena jumlah supply kamarnya lebih banyak, tapi dari segi tamunya menurun, karena, dari pihak pemerintah ada pemangkasan budget untuk akomodasi. Jadi, itu pengaruh. Bisa dibilang tahun ini tidak ada pertumbuhan, hampir seluruh wiliyah jakarta ataupun daerah," sambung Dia.

Kalaupun ada pertumbuhan, relatif hanya beberapa hotel saja, mungkin kalau tumbuh tidak jauh dari lima persen karena memang situasinya over, dalam arti jumlah kamarnya banyak, tapi tamunya relatif tidak nambah, dan itu berlaku pada hotel budget, ungkap Dia kepada Industry.co.id.

"Untuk mendorong tingkat okupansi hotel hingga mencapai 100 persen saat ini cukup sulit mengingat pertumbuhan ekonomi yang belum stabil dan daya beli masyarakat yang belum begitu kuat," sambungnya.

Pada hari biasa, Hariyadi menjelaskan, rata-rata okupansi hotel secara nasional hanya mencapai 50 persen hingga 55 persen. Hal itu tak menjadi kabar baik bagi pelaku industri perhotelan.

"Yang bagus di atas 60 persen," tambahnya

Ia mengungkapkan ada saat musim Lebaran, persaingan antar hotel semakin ketat. Pertumbuhan kamar hotel setiap tahun sudah mencapai 530 ribu unit kamar baik hotel berbintang maupun nonbintang di seluruh Indonesia.

"Makanya nanti bagaimana caranya untuk meningkatkan demandnya dengan cara PHRI bersama pelaku industri pariwisata tahun depan akan membuat program Visit Wonderful Indonesia," pungkasnya, Hariyadi Sukamdani.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kota Sabang

Selasa, 26 Maret 2019 - 10:00 WIB

Tingkatkan Industri Pariwisata, Sabang Aceh Segera Miliki Bandara Internasional

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengaku siap memfasilitasi dan akan mendukung pembangunan Bandar Udara Internasional di Kota Sabang, Provinsi Aceh.

Siti Badriah, Video Klip Lagu Lagi Syantiknya telah ditonton 482 jtua kali

Selasa, 26 Maret 2019 - 09:03 WIB

Tepat Setahun Lagu ‘Lagi Syantik’ Siti Badriah Ditonton 482 Juta kali

epat satu tahun lalu, tepatnya 22 Maret 2018, penyanyi dangdut Siti Badriah lewat kanal youtube milik Nagaswara Music mengeluarkan single lagu Lagi Syantik lewat. Lagu itu langsung menjadi viral.…

Pramugari Garuda Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 26 Maret 2019 - 09:00 WIB

Garuda Indonesia Gunakan A330 Rute Jakarta-Nagoya Jepang

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi melayani rute penerbangan langsung Jakarta-Nagoya pp dengan menggunakan pesawat jenis Airbus 330 berkapasitas 222 tempat duduk yang terdiri…

Legenda Musik, Erros Djarot luncurkan single terbaru menyambut Pemilu

Selasa, 26 Maret 2019 - 08:34 WIB

Erros Djarot Gelisah Maka Lahirlah ‘1 & 2 Bukan Segalanya’

Seniman sekaliber Erros Djarot ternyata menyimpan kegelisahan yang sangat mendalam atas kondisi bangsa kita dalam menghadapi pemilu presiden yang semakin dekat. Kegelisahannya itu akhirnya ia…

Dirut Telkom Alex J Sinaga dan Menteri BUMN Rini Soemarmo saat moment the nex IndiHome

Selasa, 26 Maret 2019 - 08:29 WIB

Pelanggan IndiHome Capai 5,5 Juta Rumah

Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia TBK (Telkom) menyebutkan jumlah pelanggan IndiHome mencapai 5,5 juta pelanggan. Jaringan Telkom untuk memperkuat ekspansi IndiHome, sudah tersebar dari…