Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Akan Jadi Terminal Umrah

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 11 Juni 2017 - 19:41 WIB

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Jemaah umrah tiap tahun terus bertambah jumlahnya, khususnya yang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Hal ini membuahkan pemikiran pengelola bandara tersebut untuk membuat terminal khusus bagi jemaah umrah.

“Terminal 2 akan direvitalisasi, tapi diprioritaskan di Terminal F karena akan kita jadikan terminal umrah. Sementara untuk Terminal D dan Terminal E tetap untuk penerbangan domestik,” ujar Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II beberapa waktu lalu.

Menurut Awaluddin, revitalisasi terminal lama (Terminal 1 dan Terminal 2) Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan mulai dilaksanakan pada Agustus 2017. “Mulai T1 dulu. Insya Allah paling lambat Agustus nanti revitalisasinya. Konsepnya, kita merehabilitasi dalam situasi terminal itu tetap beroperasi. Kita akan mulai dulu di terminal C, setelah di C ke B lalu ke A,” jelasnya.

Karena prosesnya dalam kondisi terminal tetap operasi, kata Awaluddin, waktu yang dibutuhkan untuk revitalisasi pada tiga subterminal itu sekitar 18 bulan. Setelah revitaslisasi T1 selesai, dilanjutkan dengan revitaslisasi T2, yang diprioritaskan pada Terminal F untuk jemaah umrah.

Data dari Kementerian Agama, dalam tahun 2016 jumlah jemaah umrah Indonesia mencapai 818.000 orang, naik dibandingkan tahun 2015 yang 717.000 jemaah. Sementara Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan, jumlah visa umrah yang telah dikeluarkan untuk Indonesia pada tahun 2016 mencapai 699.000 visa. Jumlah ini meningkat 7,2 persen dari tahun 2015.

Dari data tersebut, Indonesia berada di peringkat ketiga untuk jumlah jemaah umrah terbanyak, di samping Mesir dengan 1,3juta orang (peringkat pertama) dan Pakistan dengan 991.300 orang (peringkat kedua)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi ( kedua dari kiri) menjelaskan bahwa fasilitas kredit sebesar Rp 5 triliun bertenor lebih dari 10 tahun

Selasa, 18 Desember 2018 - 23:02 WIB

Angkasa Pura I Peroleh Pendanaan Rp 5 Triliun dari Bank BTN, Sarana Multi Infrastruktur dan BRIsyariah

Jakarta PT Angkasa Pura I (Persero) kembali mendapatkan dukungan pendanaan berupa pinjaman dari bank dan lembaga keuangan non bank dengan nilai keseluruhan Rp 5 triliun untuk mendanai pengembangan…

Ilustrasi tambang batu bara (Foto Ist)

Selasa, 18 Desember 2018 - 22:00 WIB

Sektor Batu Bara Perlu Didukung Kebijakan dan Regulasi yang Tepat

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai batu bara masih memiliki peranan yang besar untuk menjadi andalan pemenuhan energi. Indonesia sebagai salah satu produsen dan eksportir batu…

Ivan Tambunan CEO & Co-Founder Akseleran

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:26 WIB

Lampaui Target di Tahun 2018, Akseleran Salurkan Pinjaman Hingga Rp202 Miliar

Perusahaan Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) mencatat total penyaluran pinjaman hingga pertengahan Desember 2018 sebesar Rp202 miliar, atau…

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam acara Kick Off Indonesia Industrial Design Awards (IID Awards) (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:15 WIB

Pacu Daya Saing Industri, Kemenperin Rilis IIDA

Kementrian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah bekerjasama dengan asosiasi profesi desain di Indonesia yaitu ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia),…

PT Pelni (Persero)

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:00 WIB

PELNI Ubah Pola Operasi Puncak Natal-Tahun Baru

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) melakukan pengalihan rute atau "rerouting" serta perubahan pola operasi kapal di rute-rute yang ramai selama masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru…