BNI Siapkan Layanan Mudik Gunakan Jet Pribadi

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 11 Juni 2017 - 10:28 WIB

Menhub Budi Karya Sumadi tinjau persiapan transportasi helikopter (Foto Humas Kemenhub)
Menhub Budi Karya Sumadi tinjau persiapan transportasi helikopter (Foto Humas Kemenhub)

INDUSTRY.co.id,Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memberikan layanan khusus bagi nasabahnya untuk mudik Lebaran 2017. Salah satunya, dengan menyediakan mudik menggunakan jet pribadi (private jet).

Direktur Bisnis Konsumer BNI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, layanan mudik menggunakan jet pribadi ini untuk memberikan pengalaman mudik yang berbeda dari biasanya. Untuk mendapatkan layanan masyarakat harus menjadi nasabah BNI Emerald.

"Private jet hanya untuk nasabah BNI Emerald, seperti biasa punya pelayanan khusus privilege. Mudik pakai pesawat komersil sudah biasa. Tapi pakai pesawat jet itu kayak nggak pernah ada, " ujar Anggoro di Kantor BNI Pusat, Jakarta, Jumat (8/6/2017).

Anggoro menuturkan, layanan ini juga membantu masyarakat untuk dapat memesan private jet dengan cara mudah. Mulai hari ini, nasabah juga dapat memesan tiket.

"Ini kan pelayanan tidak biasa dan pesan pesawat jet ini nggak gampang ya, jadi kita fasilitasi untuk memesan pesawat," jelas dia.

Adapun, layanan mudik menggunakan private jet ini memiliki sembilan kota tujuan diantaranya Yogyakarta, Cilacap, Solo, Surabaya, Pangkalan Bun, Denpasar, Lombok, Ujung Pandang, dan Selatar, Singapura.

Tarif yang diberikan mulai termurah sebesar Rp 151,2 juta dan termahal sebesar Rp 411,7 juta. Tarif tiket ini berlaku untuk perjalanan pulang pergi.

Mudik menggunakan private jet ini semuanya diberangkatkan dari Bandara Halim Perdanakusuma dengan menggunakan dua jenis pesawat yakni Privet Jet Phenom 300 yang dapat menampung enam penumpang, dan Private Jet Hacker 900 XP dengan kapasitas delapan penumpang.

Perjalanan mudik menggunakan private jet akan diberangkatkan jika kapasitas tempat duduk terpenuhi.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memberikan layanan khusus bagi nasabahnya untuk mudik Lebaran 2017. Salah satunya, dengan menyediakan mudik menggunakan jet pribadi (private jet).

Direktur Bisnis Konsumer BNI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, layanan mudik menggunakan jet pribadi ini untuk memberikan pengalaman mudik yang berbeda dari biasanya. Untuk mendapatkan layanan masyarakat harus menjadi nasabah BNI Emerald.

"Private jet hanya untuk nasabah BNI Emerald, seperti biasa punya pelayanan khusus privilege. Mudik pakai pesawat komersil sudah biasa. Tapi pakai pesawat jet itu kayak nggak pernah ada, " ujar Anggoro di Kantor BNI Pusat, Jakarta, Jumat (8/6/2017).

Anggoro menuturkan, layanan ini juga membantu masyarakat untuk dapat memesan private jet dengan cara mudah. Mulai hari ini, nasabah juga dapat memesan tiket.

"Ini kan pelayanan tidak biasa dan pesan pesawat jet ini nggak gampang ya, jadi kita fasilitasi untuk memesan pesawat," jelas dia.

Adapun, layanan mudik menggunakan private jet ini memiliki sembilan kota tujuan diantaranya Yogyakarta, Cilacap, Solo, Surabaya, Pangkalan Bun, Denpasar, Lombok, Ujung Pandang, dan Selatar, Singapura.

Tarif yang diberikan mulai termurah sebesar Rp 151,2 juta dan termahal sebesar Rp 411,7 juta. Tarif tiket ini berlaku untuk perjalanan pulang pergi.

Mudik menggunakan private jet ini semuanya diberangkatkan dari Bandara Halim Perdanakusuma dengan menggunakan dua jenis pesawat yakni Privet Jet Phenom 300 yang dapat menampung enam penumpang, dan Private Jet Hacker 900 XP dengan kapasitas delapan penumpang.

Perjalanan mudik menggunakan private jet akan diberangkatkan jika kapasitas tempat duduk terpenuhi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri Air Minum Dalam Kemasan (Ist)

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:34 WIB

Pelindo III Kembangkan Bisnis Air Dalam Kemasan Incar Pemasok Kawasan Industri dan Terminal Pelabuhan

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara(BUMN) PT Pelindo III (Persero) mulai mengembangkan bisnisnya dengan mengincar pasar pemasok kebutuhan air bersih di kawasan industri dan terminal pelabuhan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:10 WIB

Menteri Airlangga Pastikan Impor Bahan Baku Tidak Akan Dipersulit

Pemerintah tengah memfinalisasi peraturan pembatasan impor, hingga saat ini pengetatan lebih akan dilakukan terhadap barang konsumsi, tidak termasuk bahan baku dan barang modal.

Pariwisata Kalimantan (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:10 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kebijakan Penguatan Devisa

- Pariwisata menjadi sektor andalan dalam mendukung strategi kebijakan penguatan cadangan devisa karena memiliki "balance of payments" atau neraca pembayaran yang selalu surplus.

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:01 WIB

Sawit Sumbermas Sarana Kembangkan Bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa

Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) terus melebarkan sayap usaha dengan mengembangkan bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBM).

PT Alpha Momentum Indonesia (AMI), perusahaan modal ventura akan menggelar event perdananya, Starthub Connect di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang pada 13 September 2018.

Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:58 WIB

Alpha Momentum Indonesia akan Gelar Event Pertamanya Starthub Connect

PT Alpha Momentum Indonesia (AMI), perusahaan modal ventura akan menggelar event perdananya, Starthub Connect di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang pada 13…