Mendagri-Menpar Dijadwalkan Buka Pesta Kesenian Bali

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 10 Juni 2017 - 11:45 WIB

Ilustrasi Pesta Kesenian Bali Tahun 2016 (cintyapramestii/Instagram)
Ilustrasi Pesta Kesenian Bali Tahun 2016 (cintyapramestii/Instagram)

INDUSTRY.co.id - Denpasar- Presiden Joko Widodo batal melepas pawai dan membuka Pesta Kesenian Bali ke-39 yang akan digelar 10 Juni 2017 di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali dan Taman Budaya, Denpasar.

"Hasil informasi terakhir yang dipantau oleh Protokol Gubernur bahwa sudah ada kepastian yang nanti akan melepas adalah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, hadir juga Menteri Pariwisata Arief Yahya," kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha di Denpasar, Jumat (9/10/6)

Sedangkan malam harinya, Sabtu (10/6/217) yang akan membuka PKB ke-39 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar, adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

"Mengapa Presiden tidak jadi hadir, alasan pastinya kami tidak tahu. Tetapi yang jelas Beliau ada kegiatan yang penting dan lebih prioritas sehingga menugaskan Mendagri," ucapnya.

Meskipun Presiden batal hadir, pihaknya menjamin tidak akan mengurangi semangat dan persiapan pawai, semua akan tetap berjalan seperti biasa.

Mendagri Tjahjo Kumolo akan melepas Pawai Pembukaan PKB ditandai dengan menancapkan "teteken" atau tongkat kemudian akan keluar air mancur. Hal ini sesuai dengan tema yang diangkat, yakni Ulun Danu, Melestarikan Air Sumber Kehidupan.

Sementara kendaraan hias yang sebelumnya disiapkan khusus oleh Pemprov Bali untuk dinaiki Presiden, nantinya akan dinaiki oleh Mendagri saat pawai.

Dewa Beratha mengemukakan absennya Presiden pada PKB kali ini sesungguhnya bukan untuk yang pertama kalinya, karena jika dilihat dari 38 kali penyelenggaraannya memang tidak semuanya dilepas oleh Presiden.

Kalau melihat ke belakang, lanjut dia, mulai dari PKB tahun 1979, tidak selalu dilepas oleh Presiden, pernah Wapres, dan pernah menteri. Namun, kebetulan saat pemerintahan Presiden Megawati dan SBY, orang nomor satu di Indonesia itu tidak pernah absen setiap tahunnya untuk melepas pawai dan membuka PKB.

"Saat bertemu dengan Bapak Gubernur, Bapak Presiden memang berencana hadir. Menurut Gubernur, Beliau (Presiden-red) belum pernah melihat pawai kebudayaan seperti yang dilihat di Bali. Apalagi Bapak Gubernur sudah melaporkan malam harinya, saat pembukaan ada pagelaran juga. Mungkin akhir-akhir ini ada kegiatan penting yang tidak bisa ditinggalkan Presiden," kata Dewa Beratha. (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 27 Maret 2019 - 08:47 WIB

Pembinaan JKN, 74% Jumlah Paket Pekerjaan di Kementerian PUPR Untuk Badan UKM

Progres penyerapan anggaran Kementerian PUPR hingga 24 Maret 2019, yakni realisasi keuangan sebesar 6,59 % atau sebesar Rp 7,3 triliun dan realisasi fisik sebesar 7,13 %.

Perkebunan pohon karet

Rabu, 27 Maret 2019 - 08:31 WIB

Kementan Dorong Sarolangun Kembangkan Pertanian Berbasis Kawasan

Surolangun, Jambi--Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan daya saing daerah melalui peningkatan produktivitas komoditas unggulan daerah. Peningkatan…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Rabu, 27 Maret 2019 - 07:23 WIB

BNI Syariah Siapkan Mobile Banking Untuk Pelunasan BPIH

Jakarta - BNI Syariah menyediakan opsi pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) melalui mobile banking. Ini setelah Kementerian Agama (Kemenag) mulai 2019 membuka opsi pelunasan haji…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Rabu, 27 Maret 2019 - 07:00 WIB

BUMN Gelar Pangan Murah hingga Sambung Listrik Gratis di Bekasi

Sejumlah BUMN kembali bersinergi menggelar berbagai rangkaian acara menyambut Hari Ulang Tahun Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke- 21 di Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (26/03/2019).

TPA Regional Banjarbakula

Rabu, 27 Maret 2019 - 06:58 WIB

TPA Regional Banjarbakula Mampu Tampung 790 Ton/Hari Sampah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pengelolaan sampah di daerah dengan membangun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah skala regional.