Pabrik Baja Galvanis Siap Suplai Industri otomotif September 2017

Oleh : Ridwan | Jumat, 09 Juni 2017 - 15:26 WIB

I Gusti Putu Suryawirawan - Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
I Gusti Putu Suryawirawan - Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, Pabrik baja otomotif milik PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) akan selesai dan siap beroperasi pada bulan September 2017.

Hal ini disampaikan I Gusti Putu Suryawirawan seusai pertemuan dengan Manager Executive Officer PT Nippon Stell and Sumitomo Metal Corporation (NSSMC) di Kantor kemenperin, Jakarta.

"KNSS akan memproduksi pelat baja galvanis dengan total kapasitas mencapai 500 ribu ton yang akan digunakan untuk industri otomotif," ungkap I Gusti Putu Suryawirawan kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta n(9/6/2017).

Ia menambahkan, saat ini baja galvanis yang digunakan untuk membuat badan mobil masih diimpor 100%. Jika pabrik tersebut beroperasi, substitusi impor yang terjadi dapat mencapai 50 persen.

Menurut Putu, industri baja saat ini sangat tergantung oleh sektor otomotif. "kalau industri otomotifnya tumbuh mereka juga akan tumbuh, karena sebagian besar industri baja akan diserap oleh industri otomotif," terangnya.

Menurut catatan Kemenperin, sektor otomotif berekspansi 8,39 persen pada kuartal II 2016 setelah hanya tumbuh 3,36 persen di kuartal I. "Ada tren tahunan yang menunjukkan pertumbuhan di kuartal kedua biasanya lebih baik dibanding kuartal sebelumnya," imbuhnya.

Putu berharap pertumbuhan industri otomotif pada tahun ini bisa mencapai lima persen. "Lima persen juga sudah baik, karena tahun lalu industri otomotif kita hanya bisa tumbuh di bawah empat persen," tutup Putu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kayu di Hutan

Rabu, 22 November 2017 - 19:28 WIB

Pemerintah Wacanakan Buka Keran Ekspor Kayu Bulat

Setelah dilarang selama 16 tahun. pemerintah mempertimbangkan untuk membuka kran ekspor kayu bulat atau log. Alasannya, untuk mengangkat harga komoditas itu yang jatuh di pasar lokal.

Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 18:27 WIB

Aptrindo: Sudah Saatnya Angkutan Barang Masuk Sistem Digital

Era industrialisasi digital mengharuskan semua sektor industri mengimplementasikan sistem digitalisasi guna meningkatkan daya saing industri, tak terkecuali industri angkutan barang.

PT Totalindo Eka Persada Tbk

Rabu, 22 November 2017 - 17:50 WIB

Totalindo Eka Persada Akan Garap Proyek TOD Senilai Rp3 Triliun

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) menandatangani perjanjian pembangunan proyek kawasan terpadu (TOD) dengan BUMD DKI, PD Pembangunan Sarana Jaya senilai Rp3 triliun.

PT Asia Pacific Fiber Tbk (ist)

Rabu, 22 November 2017 - 17:38 WIB

Dongkrak Penjualan, Asia Pacific Fiber Genjot Produksi Serat Antiapi

Guna meningkatkan angka penjualan, produsen tekstil PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) menggenjot produksi serat antiapi. Langkah tersebut dilakukan lantaran permintaan domestik terhadap serat…

Budayawan; Emha Ainun Nadjib (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 17:37 WIB

Ango An Poteh Tolang, Setnov

Andaikan Markesot dikenal oleh Setya Novanto dan ditanya tentang keadaannya hari-hari ini, mestinya Markesot menjawab begini: "Etembang poth mata, ango`an poth tolang, ta`iye!". Daripada mata…