Allianz Life Indonesia Giatkan Digital Financial Literacy di Segmen Emerging Consumers

Oleh : Ridwan | Rabu, 07 Juni 2017 - 16:32 WIB

PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Foto Ist)
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Foto Ist)
INDUSTRY.co.id -

Jakarta, Lini usaha Emerging Consumers PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) memiliki komitmen dan fokus untuk memberikan perlindungan asuransi berkualitas kepada masyarakat menengah ke bawah. Lini usaha Emerging Consumers Allianz life terdiri dari segmen low-mass market dan micro insurance.

Apabila sebelumnya hanya berfokus pada masyarakat berpenghasilan rendah, kini strategi bisnis lebih diarahkan pada bagaimana menyediakan produk asuransi dengan harga terjangkau bagi mereka yang membeli produk asuransi atas kesadaran sendiri.

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah peluncuran produk SEKOCI pada tahun 2016 yang bekerja sama dengan Indosat Oreedo Seiring dengan komitmen penyediaan proteksi asuransi yang lebih luas, Allianz Life Indonesia juga ingin meningkatkan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya proteksi asuransi dengan melakukan program literasi keuangan, terutama menggunakan medium digital bagi para nasabah SEKOCI.

Joachim Wessling, Direktur Utama Allianz Life Indonesia kepada awak media Rabu (7/6/2017) mengatakan, Allianz Life Indonesia dengan bangga menyediakan produk asuransi mikro yang bermanfaat dengan sekaligus memberikan literasi keuangan kepada nasabah micro insurance. Namun, hal ini bukanlah tanpa tantangan. Oleh karenanya kami berinovasi dan berkolaborasi untuk mewujudkan komitmen tersebut dengan program Digital Financial Literacy mengenai asuransi dan perencanaan keuangan.

Digital Financial Literacy ini dilakukan dengan memberikan edukasi keuangan melalui telepon. Secara berkala, nasabah Sekoci akan menerima telepon dari tokoh virtual Ibu Ali yang merupakan and ambassador produk tersebut melalui teknologi respon rekaman suara interaktif (Interactive voice response). Panggilan telepon yang berdurasi maksimal 2 menit berisikan informasi mengenai dasar-dasar keuangan, perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan, prioritas pengeluaran, rencana keuangan, tips menabung, seluk beluk pinjaman, hingga investasi dan pengelolaan usaha.

Sementara itu Yoga Prasetyo, Head of Credit Life & Emerging Consumers Allianz Life Indonesia menambahkan, Saat masyarakat membeli dan mengaktifkan kartu telepon seluler bundling dengan produk SEKOCI, maka polis asuransi juga segera diaktifkan. Dalam kurun waktu satu hari setelah aktivasi program asuransi, pelanggan akan menerima telepon yang menanyakan kesediaannya untuk menerima berbagai informasi literasi keuangan. Jika setuju, maka setiap dua minggu sekali pelanggan akan menerima serial literasi hingga tuntas. Ini kami lakukan karena banyak dari kalangan masyarakat tersebut yang tidak memiliki akses kepada informasi mengenai perencanaan keuangan dan proteksi asuransi.

Melalui langkah ini, diharapkan nasabah akan memiliki kesadaran yang lebih tinggi akan pentingnya proteksi asuransi sekaligus mempunyai engagement dengan Allianz sehingga pada saatnya mereka akan lebih terbuka untuk memiliki proteksi yang lebih lengkap dari Allianz, selain produk Sekoci yang telah mereka miliki.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 21:32 WIB

Jokowi-Ma`ruf Amin Nomor Urut 1, Prabowo - Sandiaga Uno Nomor Urut 2

Pasangan Joko Widodo-KH. Ma`ruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dalam Pemilu Presiden 2019. Dengan demikian, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno memperoleh nomor urut 2.

Ilustrasi Rokok Ilegal ((Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 19:59 WIB

Dampak Peredaran Rokok Ilegal, Negara Dirugikan Rp 1 Triliun Pertahun

Peredaran rokok ilegal (tanpa cukai) di Tanah Air ternyata masih cukup besar. Berdasar temuan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui survei cukai rokok ilegal sepanjang tahun 2018, ditemukan…

Hikvision Luncurkan EZVIZ

Jumat, 21 September 2018 - 19:50 WIB

Dolar AS Naik, Pasar CCTV Alami Penurunan Penjualan

Nilai tukar rupiah masih menunjukan tren pelemahan. Kurs mata uang Garuda masih bertengger di level Rp 14.898 per dolar Amerika Serikat.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Jumat, 21 September 2018 - 19:30 WIB

Menperin Yakinkan Investor Singapura untuk Tingkatkan Investasi di Indonesia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meyakinkan kepada investor dan pelaku usaha Singapura untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Beras Impor (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 19:20 WIB

Polemik Impor Beras, Siapa Layak Dievaluasi ?

Hembusannya seperti menemukan momentum saat terjadi polemik impor beras antara Dirut Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.