Menperin: Batik Warna Alam Dapat Tingkatkan Peluang Pasar Bagi Industri Batik Nasional

Oleh : Ridwan | Rabu, 07 Juni 2017 - 14:38 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pameran GBN 2017 (Ridwan/INDUSTRY.co.id)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pameran GBN 2017 (Ridwan/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, di tengah persaingan global yang semakin kompetitif dan dinamis, preferensi konsumen terhadap produk ramah lingkungan terus meningkat.

Berbagai inovasi terus dilakukan oleh para pengrajin batik nasional salah satunya adalah pengembangan zat warna alam, sehingga menghilangkan kesan monoton.

"Batik warna alam hadir untuk menjawab tantangan saat ini, dan diyakini dapat meningkatkan peluang pasar yang cukup besar bagi industri batik nasional," ungkap Airlangga Hartarta saat menghadiri acara 'Gelar Batik Nasional 2017' di JCC, Jakarta (7/6/2017).

Airlangga menghimbau kepada seluruh pengrajin dan pelaku usaha batik untuk terus mengeksplorasi potensi zat warna alam yang kita miliki, sehingga dapat memperkaya ragam batik warna alam Indonesia.

Disisi lain, lanjut Menperin, permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan batik warna alam adalah ketahanan cuci dan gosoknya, sehingga warnanya lebih cepat pudar dibandingkan dengan batik yang dicelup dengan zat warna sintetis.

Permasalahan lainnya adalah masih terbatasnya jumlah industri pembuatan zat warna alam. "Teknik pewarnaan yang memerlukan waktu lebih panjang menyebabkan para perajin masih banyak yang enggan untuk memperoduksi batik warna alam," ucapnya.

"Oleh sebab itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas dan mengembangkan batik warna alam," pungkasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 PT Pegadaian (Persero)

Jumat, 25 Mei 2018 - 18:00 WIB

OJK: 24 Pelaku Usaha Pegadaian Sudah Terdaftar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, baru 24 dari 585 pelaku usaha pegadaian di seluruh Indonesia yang terdaftar dan mendapatkan izin dari otoritas keuangan tersebut.

Sinar Mas Land, Program BBQ (Foto : Anisa Triyuli)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:59 WIB

Sinar Mas Land Buat Program Berantas Buta Al Qur'an di 50 Masjid

Pada bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah tahun 2018, Sinar Mas Land membuat program Berantas Buta Quran (BBQ), di 50 masjid BSD, Tangerang.

Gulai Lemea, Kuliner Khas Ramadan Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu (Ist)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Mencicipi Gulai Lemea, Kuliner Lezat Khas Bengkulu Saat Ramadan

Indonesia, kaya akan keanekaragam kuliner yang lezat seperti kuliner khas Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yakni Gulai "Lemea" yang saat ini banyak dicari oleh kalangan…

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Jelang Lebaran 2018, Pertamina Bentuk Satgas BBM dan LPG

Pertamina memproyeksikan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2018 konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji harian secara nasional naik rata-rata 15% bila dibandingkan dengan hari biasanya.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:28 WIB

IHSG Jumat Ditutup Menguat 29,20 Poin

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, ditutup menguat sebesar 29,20 poin seiring dengan kondisi pasar yang mulai pulih.